Warga Binaan Lapas Martapura Diberdayakan Lewat Penebaran 5.000 Benih Ikan: Dukung Ketahanan Pangan Nasional

oleh -1837 Dilihat

GlobalNusantara.id,OKU Timur Martapura, 13 Juni 2025 — Lapas Kelas IIB Martapura kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan penebaran benih ikan sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Sebanyak 5.000 ekor benih ikan terdiri dari ikan Lele, Nila, dan Mujair ditebar di kolam budidaya yang berada di dalam area Lapas Martapura, pada Jumat (13/6/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kalapas Martapura, Abas Ruchandar, dan turut dihadiri oleh jajaran pejabat struktural.

Baca juga :  Oknum Guru sd1 Saung Dadi Kec. Buay Pemuka Peliung Kab. OKUT SumSel Menghalagi Petugas Wartawan yang sedang menjalankan tugas dilapangan.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari program Asta Cita Presiden, 13 Akselerasi Program Menteri Hukum dan HAM, serta arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan yang mendorong lembaga pemasyarakatan untuk berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Penebaran benih ini adalah salah satu bentuk nyata pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Selain membekali keterampilan, ini juga wujud kontribusi Lapas dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar Abas Ruchandar dalam sambutannya.

Adapun jumlah benih yang ditebar mencakup 3.000 ekor ikan Lele, 1.000 ekor ikan Nila, dan 1.000 ekor ikan Mujair. Penebaran dilakukan di kolam sekitar tembok keliling Lapas yang telah disiapkan dan dikelola sebagai bagian dari unit kegiatan kerja warga binaan.

Baca juga :  Polres OKU Timur Sukses Amankan 14 Tersangka dalam Operasi Pekat 1 Musi 2025

Tak hanya perikanan, Lapas Martapura juga secara rutin melakukan pengawasan terhadap perkebunan dan peternakan ayam yang berada di dalam lingkungan Lapas. Hal ini menjadi bagian dari pendekatan holistik dalam pembinaan kemandirian yang berkelanjutan.

Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Martapura berharap warga binaan dapat memiliki keahlian yang dapat dimanfaatkan setelah masa pidana berakhir, sehingga mampu kembali ke masyarakat secara produktif dan mandiri.

Ke depan, Kalapas menyampaikan bahwa program-program berbasis kemandirian seperti ini akan terus ditingkatkan baik dari sisi kapasitas maupun kualitas produksi, sejalan dengan semangat pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pembinaan.

Baca juga :  KPU Oku Timur Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 2024

( GN – HEN )

No More Posts Available.

No more pages to load.