Tragis! Padli (11) Tenggelam Saat Mandi di Sungai, Ditemukan Tak Bernyawa di Hari Keempat Pencarian

oleh -1996 Dilihat

GEMANUSANTARANEWS.com,OKU Baturaja – Peristiwa memilukan terjadi di Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Seorang anak laki-laki bernama Padli (11) dilaporkan tenggelam saat mandi di Sungai Wall pada Sabtu, 5 April 2025. Kejadian tragis ini terjadi ketika korban sedang bermain dan mandi bersama dua orang temannya.

Menurut keterangan warga, insiden terjadi tanpa disadari oleh teman-temannya. Saat itu arus sungai sedang cukup deras, dan diduga kuat korban terpeleset lalu terbawa arus. Teman-temannya sempat mencari keberadaan Padli, namun tidak berhasil menemukannya dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada warga dan pihak berwenang.

Baca juga :  Camat Martapura Pimpinan Rapat Persiapan Peringatan HUT Kabupaten OKU Timur ke-21

Sejak laporan diterima, pencarian langsung dilakukan oleh Tim Gabungan yang terdiri dari personel Polsek Lubuk Batang Polres OKU, Koramil setempat, Tim BPBD OKU, serta dibantu oleh warga Desa Sumber Bahagia dan sekitarnya. Pencarian berlangsung intensif selama empat hari berturut-turut, menyisir aliran Sungai Wall sepanjang kurang lebih dua kilometer dari lokasi korban dinyatakan hilang.

Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kapolsek Lubuk Batang, AKP Haryanto, S.I.P., membenarkan bahwa pencarian hari keempat membuahkan hasil. Jasad korban ditemukan pada Selasa, 8 April 2025, sekitar pukul 11.00 WIB. Penemuan terjadi di tengah Sungai Wall, tepatnya di wilayah Desa Sumber Bahagia, Kecamatan Lubuk Batang, dalam kondisi tersangkut di tumpukan sampah yang menumpuk di aliran sungai.

Baca juga :  Petugas Lakukan Pemeriksaan Ketat Para Undangan Rapat Pleno

“Alhamdulillah, setelah upaya keras tim gabungan bersama masyarakat, jasad korban Padli berhasil ditemukan pagi ini. Korban ditemukan sekitar dua kilometer dari titik awal tenggelam,” ujar AKP Haryanto kepada media.

Usai ditemukan, jenazah langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Gunung Meraksa. Proses evakuasi berlangsung lancar dan disaksikan langsung oleh pihak keluarga serta sejumlah warga yang sejak awal turut membantu pencarian. Suasana haru menyelimuti rumah duka saat jenazah Padli tiba.

Pihak keluarga menyatakan bahwa jenazah akan langsung dimakamkan pada hari yang sama, Selasa (8/4/2025), di pemakaman umum desa setempat. Keluarga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pencarian, termasuk aparat kepolisian, TNI, BPBD, serta warga desa yang ikut terlibat secara aktif.

Baca juga :  Perkuat Sinergi, Kapolres OKU Sambut Audiensi DKC Garda Prabowo

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi orang tua dan masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di sekitar sungai, terutama saat musim hujan dan arus air sedang tinggi. Sungai yang terlihat tenang di permukaan bisa menyimpan bahaya di bawahnya, yang dapat mengancam keselamatan jiwa, terutama anak-anak.

(Humas Polres OKU/GNN – Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.