Tiga Penghargaan Sekaligus, SMKN 1 Bunga Mayang Jadi Sekolah Percontohan Ketahanan Pangan SUMSEL

oleh -843 Dilihat

OKU Timur, Sumatera Selatan. Globalnusantara.id — Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sekolah ini berhasil meraih tiga penghargaan terbaik tingkat Provinsi Sumatera Selatan dalam ajang Gerakan Sumsel Mandiri Pangan Goes to School Award 2024.

Penghargaan tersebut meliputi Kategori Sekolah Benih Terbaik I, Kategori Penyuluh Terbaik I, dan Kategori Guru P5 Terbaik II. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen SMKN 1 Bunga Mayang dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan pengendalian inflasi daerah melalui kegiatan pertanian produktif di lingkungan sekolah.

Kepala SMKN 1 Bunga Mayang, Dr.(C) H. Muhamad Kholil, M.Pd.I, menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh guru dan siswa yang secara konsisten melaksanakan muatan lokal ketahanan pangan. Sejak tahun 2024, sekolah ini ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan sebagai salah satu sekolah percontohan (pilot project) pengembangan ketahanan pangan di tingkat SMK.

Baca juga :  Safrudin Budiman Ketua Umum Perhimpunan UKM Indonesia: Ada Tiga Tipe Pelaku UMKM di Indonesia

“Alhamdulillah, pelaksanaan muatan lokal ketahanan pangan di SMKN 1 Bunga Mayang berjalan maksimal. Kami sangat bersyukur atas kepercayaan dan penghargaan yang diberikan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi,” ujar Kholil.

Dalam pelaksanaannya, SMKN 1 Bunga Mayang menanam berbagai komoditas seperti cabai, loncang ranggam, bayam, kangkung, dan jagung. Kegiatan ini tidak hanya menjadi praktik pertanian, tetapi juga sarana pembelajaran langsung bagi siswa untuk memahami konsep pertanian milenial. Para siswa dibimbing langsung oleh guru pelopor ketahanan pangan dalam setiap tahapan penanaman hingga panen.

Baca juga :  Operasi Lilin Musi 2024: Arus Lalu Lintas di OKU Aman dan Lancar Selama Libur Nataru

M.Kholil menjelaskan, sekolahnya juga membentuk beberapa kelompok tani siswa, seperti kelompok tani cabai, kelompok tani loncang, dan kelompok tani jagung. Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan dapat menumbuhkan minat terhadap dunia pertanian dan memiliki keterampilan praktis yang bisa diterapkan setelah lulus nanti.

“Kami ingin menanamkan semangat bertani modern kepada siswa. Mereka belajar teori di kelas, lalu praktik langsung di lapangan. Hasil panen nantinya akan dijual kepada masyarakat sekitar sehingga menumbuhkan jiwa kewirausahaan,” tambah Kholil.

Baca juga :  Guncang! Dispora OKI Didera Kasus Korupsi Baru, Kerugian Negara Rp315 Juta, LIN Seret Kejati

Walaupun memiliki lahan terbatas, SMKN 1 Bunga Mayang tetap memaksimalkan area di belakang kelas untuk kegiatan penanaman. Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur, termasuk dalam hal penyuluhan dan pembinaan teknis. Dukungan lintas sektor ini menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan di sekolah tersebut.

Sebagai penutup, Kepala Sekolah menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya mengembangkan program ketahanan pangan secara berkelanjutan. Setelah sukses di tingkat Provinsi Sumatera Selatan, SMKN 1 Bunga Mayang menargetkan untuk berprestasi di tingkat nasional sebagai sekolah percontohan pertanian milenial berbasis pendidikan vokasi. (GN-HEN)

No More Posts Available.

No more pages to load.