GlobalNusantara.id,OKU Timur Martapura, 3 Juli 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Martapura dan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur secara resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam bidang ketahanan pangan. Penandatanganan ini merupakan langkah strategis yang bertujuan untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung program pembinaan warga binaan melalui kegiatan budidaya dan pelatihan.
Acara penandatanganan berlangsung di aula Lapas Martapura dan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perikanan & Peternakan OKU Timur, Yuni Hariyanto, S.St., M.M., yang didampingi oleh Kabid Perikanan Dedi Irawan serta Staf Perikanan Soepomo. Dari pihak Lapas, hadir Kepala Lapas Martapura, Abas Ruchandar, A.Md.IP., S.Sos., M.A.P., bersama Kasubsi Giatja, Dicki Novriandi. Kolaborasi ini disambut antusias oleh seluruh pihak yang hadir.
Kegiatan kerja sama ini merupakan bagian dari pengembangan program pembinaan keterampilan bagi warga binaan Lapas Martapura. Sebelumnya, kolaborasi serupa telah berjalan dalam bentuk kegiatan penebaran benih ikan dan pelatihan pembuatan pakan ikan. Hal ini menunjukkan bahwa program ketahanan pangan bukan hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan internal, namun juga berperan sebagai media edukasi dan pemberdayaan warga binaan.
Dalam sambutannya, Kalapas Martapura Abas Ruchandar menyampaikan bahwa kerja sama ini sangat penting dalam rangka mendukung proses rehabilitasi sosial warga binaan. Ia menekankan bahwa pembinaan melalui kegiatan produktif seperti budidaya ikan memberikan nilai tambah yang signifikan dalam upaya reintegrasi sosial setelah warga binaan menyelesaikan masa pidananya.
Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas dukungan berkelanjutan dari Dinas Perikanan & Peternakan OKU Timur, Kalapas Martapura menyerahkan secara simbolis sertifikat penghargaan dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan. Penyerahan sertifikat ini dilakukan langsung kepada Yuni Hariyanto di hadapan seluruh tamu dan warga binaan yang hadir.
Yuni Hariyanto dalam sambutannya mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dan berkomitmen untuk terus memperluas dukungan terhadap program pembinaan di Lapas Martapura. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya memberikan manfaat bagi warga binaan, tetapi juga berdampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia secara menyeluruh di daerah OKU Timur.
Acara berlangsung dalam suasana yang aman, tertib, dan penuh semangat kolaboratif. Para warga binaan yang hadir menyaksikan secara langsung proses penandatanganan MoU dan penyerahan sertifikat. Hal ini mencerminkan adanya antusiasme serta harapan besar terhadap kesinambungan program pembinaan yang mampu membuka peluang kehidupan yang lebih baik.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, diharapkan akan semakin banyak program produktif yang dapat dilaksanakan di dalam Lapas Martapura. Sinergi antara instansi pemasyarakatan dan pemerintah daerah menjadi pondasi penting dalam menciptakan pembinaan yang bermakna, berkualitas, dan mampu membekali warga binaan untuk kembali menjadi anggota masyarakat yang mandiri dan bermanfaat.
(GN – T. HIDAYAT)






