Serangan Beruang di Hutan Semidang Aji: Petani Luka, Polsek Imbau Warga Waspada

oleh -496 Dilihat

GlobalNusantara.id,OKU
Semidang Aji, 4 Januari 2025 – Polsek Semidang Aji Polres OKU mengeluarkan himbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kebun, menyusul insiden penyerangan binatang buas yang diduga beruang terhadap seorang warga di kawasan Hutan Suku Ayakh Petaian, Desa Guna Makmur, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten OKU.

Kapolres OKU AKBP Imam Zamroni, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Semidang Aji Iptu Hartomi, mengonfirmasi bahwa kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu, 4 Januari 2025, sekitar pukul 09.30 WIB.

Baca juga :  Polres Oku Gelar Donor Darah Serentak Dalam Rangka Hari Jadi Humas Polri Ke 73 Tahun

Korban, Sabarti (65), bersama suaminya, Sumarjo (70), tengah menyadap getah karet di kebun milik mereka ketika tiba-tiba seekor hewan yang diduga beruang menyerang dari arah semak belukar. Sumarjo segera bertindak dengan menggunakan kayu untuk mengusir hewan tersebut. Meski berhasil selamat, Sabarti mengalami luka gigitan dan cakaran pada kedua kakinya.

Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Pengaringan untuk mendapat perawatan medis. Saat ini, korban menjalani rawat jalan di rumahnya.

Baca juga :  Bupati Langkat Gandeng Bank Indonesia Perkuat Ekonomi Hijau di Desa Wisata Bahorok

Polsek Semidang Aji juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Bedegung untuk menyampaikan himbauan kepada warga agar:

1. Lebih waspada saat beraktivitas di kebun.

2. Menghindari bekerja sendirian di kawasan hutan atau kebun.

3. Tidak menangkap atau melukai hewan buas karena beruang merupakan satwa yang dilindungi oleh undang-undang.

Diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan hewan liar di sekitar tempat tinggal atau kebun mereka.

Baca juga :  Gedung Dewan Ricuh, IWOI Kecam Keras Arogansi Oknum PAMDAL yang Halangi Tugas Wartawan di DPRD OKU

Polsek Semidang Aji
Humas Polres OKU
(Global Nusantara)

No More Posts Available.

No more pages to load.