SDN 20 Martapura Terima Bantuan IFP dari Presiden Prabowo, Pembelajaran Digital Kian Inovatif

oleh -279 Dilihat

Martapura, OKU Timur, Sumatera Selatan. Globalnusantara.id  — Dalam upaya memperkuat transformasi pendidikan di era digital, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyalurkan bantuan Interactive Flat Panel (IFP) ke sejumlah satuan pendidikan di Indonesia, termasuk SD Negeri 20 Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

Bantuan IFP tersebut merupakan bagian dari program pemerintah untuk mendukung proses belajar mengajar berbasis teknologi digital. IFP adalah layar sentuh interaktif berukuran 75 inci yang menggabungkan fungsi monitor, komputer, dan papan tulis digital, sehingga memungkinkan pembelajaran menjadi lebih visual, audio, dan interaktif.

Baca juga :  DPD IWO INDONESIA Kabupaten Lahat Berbagi Ratusan Takjil, Warga Antusias dan Berharap Kegiatan Berlanjut

Kepala SDN 20 Martapura, Aguscik, S.Pd, saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (15/1/2026) menjelaskan bahwa perubahan teknologi informasi telah membawa dampak besar dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, pemanfaatan media pembelajaran digital menjadi kebutuhan penting bagi sekolah.

Menurut Aguscik, pemerintah melalui program ini berupaya menyediakan sarana pendukung yang dapat membantu guru dan peserta didik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Dengan adanya IFP, guru lebih mudah menyampaikan materi dan siswa lebih cepat memahami pelajaran,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa setiap sekolah penerima mendapatkan satu unit IFP, dan pihak sekolah memiliki hak untuk mengonfirmasi penerimaan bantuan tersebut. SDN 20 Martapura secara resmi menyatakan menerima bantuan karena dinilai sangat bermanfaat bagi kegiatan belajar mengajar.

Baca juga :  Keterlambatan Pencairan TPG di OKU Bukan Kesalahan Disdik, Ini Penjelasannya

Terkait penggunaan perangkat tersebut, Aguscik menyebutkan tidak terdapat kendala berarti. Hal ini dikarenakan mayoritas guru di SDN 20 Martapura sudah terbiasa dan mampu mengoperasikan teknologi pembelajaran berbasis digital.

Dampak positif dari penggunaan IFP juga dirasakan langsung oleh para siswa. Pembelajaran menjadi lebih menarik dengan berbagai tampilan visual dan audio, sehingga siswa terlihat lebih antusias, termotivasi, dan aktif dalam mengikuti kegiatan belajar di kelas.

Salah satu siswa Terbaik kelas VI A, SDN 20 Martapura, Yada Arsinta Judaza, menyampaikan rasa senangnya atas kehadiran IFP di sekolah. “Belajar jadi lebih menyenangkan dan interaktif. Kami jadi lebih semangat karena materi ditampilkan dengan gambar, video, dan suara,” ujarnya Yada Arsinta

Baca juga :  Sinergi Pemulihan SDM: Lapas Martapura Beri Penghargaan ke Disnaker OKU Timur atas Dukungan Pelatihan Warga Binaan

Dengan adanya bantuan IFP ini, SDN 20 Martapura berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan sejalan dengan motto sekolah “Unggul dan Berprestasi”, serta berkontribusi dalam menyukseskan program transformasi digital pendidikan nasional.
(GN-HEN)

No More Posts Available.

No more pages to load.