SD Negeri 1 Martapura Perketat Pengawasan Kantin Demi Cegah Jajanan Tidak Sehat

oleh -291 Dilihat

Martapura, OKU Timur, Sumatera Selatan. Globalnusantara.id – Rabu (10/9/2025) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Martapura menegaskan komitmennya dalam menjaga kesehatan peserta didik melalui pembinaan kantin sehat dan pengawasan pedagang kaki lima (PKL) di sekitar sekolah. Langkah ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Hj. Nirwana, S.Pd., M.M.

Pembinaan dilakukan secara berkesinambungan dengan melibatkan kepala sekolah, guru UKS, Puskesmas Martapura, serta pengelola kantin. Mereka bersama-sama memastikan jajanan yang dijual di lingkungan sekolah higienis, bergizi, serta aman dikonsumsi anak-anak.

Baca juga :  Perkumpulan Simpatisan Masyarakat Minang Kecamatan Martapura, Sepenuhnya Mendukung Cabup Oku Timur, Ir. H.Lanosin., ST., MT

Dalam program ini, pihak sekolah mengutamakan apa yang boleh dan tidak boleh dijual. Makanan instan seperti ciki-ciki atau minuman kemasan siap saji dilarang keras. Sebaliknya, pedagang diminta mengelola sendiri jajanan sehat, misalnya gorengan buatan tangan yang diproses dengan baik.

Kerja sama dibawah naungan  Puskesmas Martapura dan Dinkes Oku Timur juga dilakukan secara rutin. Mereka melakukan penyuluhan dan pemantauan bulanan untuk memastikan kantin sekolah memenuhi standar keamanan pangan dan sanitasi. Jika ditemukan makanan tinggi gula, garam, lemak, atau mengandung bahan berbahaya, langsung diberikan pembinaan.

Baca juga :  DPD Lubuk Linggau Laksakan Raperda Insiatip dan 4 Raperda Usulan.

Selain aspek kandungan makanan, sekolah juga memperhatikan bagaimana makanan dikemas dan disajikan. Kantin didorong mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan beralih ke peralatan yang dapat dicuci agar lebih ramah lingkungan dan sehat.

Nirwana menegaskan, pihak sekolah bahkan mewajibkan pedagang menandatangani surat perjanjian sebelum berjualan. Isi perjanjian tersebut menekankan komitmen untuk hanya menjual makanan sehat, bebas instan, serta menjaga kebersihan kantin demi kesehatan anak-anak.

Dalam setiap rapat komite, sekolah mengajak orang tua untuk berperan aktif. Orang tua dianjurkan membekali anak dengan makanan dan minuman dari rumah, namun tetap diperbolehkan jajan di kantin sehat sekolah. Dengan cara ini, diharapkan kasus penyakit seperti diabetes pada anak dapat dicegah sejak dini.

Baca juga :  Lapas Martapura Mendukung Penuh Kegiatan penelitian Taruna Poltek Pin Dalam Rangka Ketahanan Pangan Peremajaan Tanaman Hortikultura

( GN-HEN )

No More Posts Available.

No more pages to load.