Rayakan Idul Adha, Lapas Martapura Gelar Salat dan Kurban Bersama Warga Binaan

oleh -498 Dilihat

GlobalNusantara.id,OKU Timur Martapura, 6 Juni 2025 — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Martapura menggelar Salat Idul adha 1446 Hijriah dan pemotongan hewan kurban secara khidmat dan tertib bersama warga binaan pada Jumat pagi (6/6). Kegiatan ini menjadi salah satu wujud pembinaan spiritual yang terus dikembangkan di lingkungan pemasyarakatan.

Salat Idul Adha dilaksanakan di halaman dalam Lapas dan diikuti oleh ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) serta seluruh petugas Lapas. Suasana kebersamaan begitu terasa, memperkuat nilai-nilai kekeluargaan antara petugas dan WBP di hari besar keagamaan tersebut.

Baca juga :  Pengamanan Ibadah Natal 2024 di GPIN Elshaday, Lubuk Raja Berlangsung Aman

Kepala Lapas Kelas IIB Martapura, Abas Ruchandar, hadir langsung dan turut melaksanakan salat berjamaah bersama warga binaan. Ia didampingi jajaran pejabat struktural dan staf Lapas. Kehadiran mereka memberikan semangat tersendiri bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan.

Dalam khutbah Idul Adha, khatib menyampaikan pesan-pesan keikhlasan, pengorbanan, serta pentingnya memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Tema ini diangkat untuk memotivasi para warga binaan agar terus memperbaiki diri selama menjalani masa hukuman.

Baca juga :  Dari Penganiayaan hingga Peredaran Narkoba: Deretan Kasus Kriminal Besar di Sumsel Sepanjang 2024

Setelah pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban yang dilakukan di halaman beranggang Lapas. Pada momen Idul Adha tahun ini, Lapas Martapura menyembelih dua ekor sapi dan satu ekor kambing sebagai bentuk ibadah dan kepedulian sosial.

Kalapas Abas Ruchandar menyampaikan bahwa kegiatan kurban ini bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan semangat berbagi dan nilai kemanusiaan. Daging kurban dibagikan kepada warga binaan, petugas, serta masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Baca juga :  Tugu Adipura di Stabat Ambruk Sebelum Waktu: Rp698 Juta Uang Rakyat Dipertanyakan

Beberapa warga binaan juga dilibatkan dalam proses penyembelihan, pengemasan, hingga pendistribusian daging kurban. Keterlibatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian dan keterampilan, dengan tetap menerapkan standar kebersihan dan keamanan.

Melalui pelaksanaan Salat Idul Adha dan kegiatan kurban ini, Lapas Martapura berharap mampu menumbuhkan nilai-nilai religius, solidaritas, dan kepedulian sosial dalam diri warga binaan sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat dengan lebih baik.

( GN-HEN )

No More Posts Available.

No more pages to load.