Presiden Prabowo Meresmikan Pabrik Petrokimia Indonesia Senilai USD3,9 Miliar di Cilegon

oleh -264 Dilihat
Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Kota Cilegon, Provinsi Banten, pada Kamis, 6 November 2025. (Foto: BPMI Setpres/Red)

Cilegon, Banten, GlobalNusantara.id – Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan pabrik Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Kota Cilegon, Provinsi Banten, pada Kamis (6/11/2025). Pabrik senilai USD3,9 miliar atau sekitar Rp62,4 triliun ini menjadi proyek industri petrokimia terintegrasi yang diharapkan memperkuat program hilirisasi industri nasional.

Acara peresmian dimulai dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video bertema “Proyek Hilirisasi Petrokimia Terintegrasi” yang menampilkan perjalanan pembangunan proyek sejak tahun 2016.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas selesainya proyek strategis tersebut dan menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan para investor yang telah menanamkan modalnya di Indonesia.

Baca juga :  *Luar Biasa....Polda SumSel Fasilitasi Personel dan Istri Prajurit Kodam II/Sriwijaya Buat SIM*

“Kehormatan kita adalah mitra siapapun. Apalagi mitra dari luar datang ke kita, investasi uang mereka, yang mereka cari dengan susah payah puluhan tahun. Mereka percaya sama kita. Di sini mereka beri manfaat kepada kita, kita harus amankan,” ujar Presiden Prabowo.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa proyek LCI merupakan salah satu investasi petrokimia terbesar di Asia Tenggara. Menurutnya, pabrik ini akan mengurangi ketergantungan impor hingga 70 persen dan meningkatkan ekspor sebesar 30 persen.

Baca juga :  Polri Dukung Ketahanan Pangan: Kapolsek Lubuk Batang Kunjungi Kebun Jagung Kelompok Tani

“Dengan pabrik ini, kita tidak lagi mengimpor secara besar-besaran seperti tahun sebelumnya. 70 persen adalah subtitusi impor, 30 persen kita ekspor. Total nilainya, revenue-nya, jualannya per tahun, itu 2 miliar USD. Jadi 1,4–1,5 di sini, sisanya kita ekspor,” terang Bahlil.

Pabrik LCI mengolah bahan baku naphta menjadi produk hulu dan hilir petrokimia yang digunakan dalam berbagai industri, mulai dari botol plastik, kabel, hingga bumper mobil. Diharapkan kehadiran pabrik ini akan mendorong pertumbuhan industri hilir, memperbaiki neraca perdagangan, serta memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

Baca juga :  Polres Oku Timur Gelar Ziarah dan Tabur Bunga: Wujud Hormat Di Hari Bhayangkara Ke-79

Turut hadir dalam peresmian tersebut antara lain Pelaksana Tugas Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Park Soo Deok, para menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Banten Andra Soni, Wali Kota Cilegon Robinsar, serta Chairman Lotte Group Shin Dong Bin. (BPMI Setpres/Laily Rachev/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.