Polres OKU Timur Siagakan Personel Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi

oleh -202 Dilihat

OKU Timur, Sumatera Selatan. Globalnusantara.id — Polres OKU Timur menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di Lapangan Apel Satya Haprabu, Rabu (5/11/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H, sebagai wujud komitmen dalam kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah hukum Polres OKU Timur.

Apel turut diikuti personel gabungan dari Polres dan Polsek jajaran, Brimob, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Basarnas, serta PLN. Kegiatan ini juga dihadiri Bupati OKU Timur, Asisten II Pemkab OKU Timur, perwakilan Kepala Dishub, perwakilan Kasat Pol PP, Danyon Brimob, pejabat utama Polres OKU Timur, serta tamu undangan lainnya.

Baca juga :  MAN 1 OKU Memperingati Hari Guru Nasional ke 78 Dengan Tema "Guru Pengajar Bahagia Mengajar".

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Kapolres OKU Timur, disampaikan bahwa berdasarkan data BMKG, sebanyak 43,8 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan dengan puncak diperkirakan terjadi dari November 2025 hingga Januari 2026. Kondisi ini berpotensi memicu banjir, tanah longsor, angin puting beliung, hingga gelombang tinggi di sejumlah daerah.

BMKG juga mendeteksi potensi kemunculan fenomena La Niña pada November 2025 yang diprediksi berlangsung hingga Februari 2026. Meski tergolong kategori lemah, fenomena tersebut tetap dapat meningkatkan curah hujan di atas normal, terutama di wilayah selatan Indonesia seperti Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan, Sulawesi Selatan, serta Papua.

Baca juga :  Polres OKU Timur Sukses Amankan 14 Tersangka dalam Operasi Pekat 1 Musi 2025

Menindaklanjuti hal tersebut, Kapolri kembali menegaskan pentingnya kecepatan dan ketepatan respons seluruh unsur terkait. TNI-Polri, pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, PMI, BMKG, kementerian, stakeholder, dan masyarakat diimbau meningkatkan koordinasi demi memastikan penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan terukur di lapangan.

Pada kesempatan tersebut, disampaikan delapan poin penekanan, antara lain deteksi dini wilayah rawan, pemberian imbauan kamtibmas, kesiapan personel dan sarana prasarana, latihan simulasi tanggap bencana, serta pelaksanaan tugas kemanusiaan dengan empati, humanis, dan profesional. Seluruh langkah wajib mengedepankan prosedur serta sinergitas antarinstansi.

Baca juga :  Paduan Suara SMKK Negeri 2 Iringi Pengibaran Bendera Merah Putih di Halaman Kantor Bupati OKU

Menutup amanat, Kapolres OKU Timur mengapresiasi seluruh personel dan pihak yang telah berkontribusi dalam apel kesiapsiagaan tersebut. Ia juga mengimbau anggota untuk bekerja tulus, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta senantiasa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberi kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas pengabdian bagi bangsa dan negara.(GN-HEN)

No More Posts Available.

No more pages to load.