GlobalNusantara.id,OKU TIMUR – Polres OKU Timur, Polda Sumatera Selatan, resmi menggelar Operasi Pekat I Musi 2025 untuk mengantisipasi tindak kejahatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Operasi ini berlangsung di seluruh wilayah hukum Polres OKU Timur guna menciptakan situasi kondusif selama bulan suci Ramadhan.
Operasi ini bertujuan mencegah kejahatan dan penyakit masyarakat (pekat) yang berpotensi mengganggu ketertiban. Dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, seperti berbelanja, ngabuburit, dan ibadah Tarawih, diperlukan langkah preventif demi keamanan dan kenyamanan bersama.
Operasi ini berlangsung 16 hari, dari 19 Februari hingga 6 Maret 2025, dengan sasaran utama:
1. Kejahatan Konvensional:
Pencurian dengan pemberatan (Curat)
Pencurian dengan kekerasan (Curas)
Premanisme
2. Pelanggaran Sosial:
Prostitusi
Perjudian
Peredaran narkoba
Minuman keras ilegal
3. Kejahatan Jalanan (Street Crime):
Tindak kriminal yang mengganggu ketertiban umum
Target Operasi
1. Manusia:
Pelaku kejahatan
Penjual miras oplosan
Pengedar dan pengguna narkoba
Pelaku perjudian
Mucikari dan pelaku perdagangan manusia
2. Benda:
Senjata api rakitan dan senjata tajam
Minuman keras oplosan
Petasan dan bahan baku petasan
Narkoba
Alat perjudian
Kapolres OKU Timur, AKBP Kevin Leleury, S.I.K., M.Si, menegaskan bahwa kepolisian akan menindak tegas pelaku kejahatan. Operasi dilakukan secara preventif dengan dukungan berbagai fungsi operasional kepolisian.
“Kami mengedepankan pencegahan disertai penegakan hukum secara profesional dengan pendekatan terbuka dan tertutup agar kondisi kamtibmas tetap aman selama Ramadhan,” ujar AKBP Kevin Leleury.
Beliau juga memberikan arahan kepada personel yang terlibat agar:
Melaksanakan tugas dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab.
Menjaga soliditas, keselamatan, serta kesehatan selama operasi.
Menjunjung tinggi sikap, etika, dan profesionalisme dalam bertugas.
Berdoa untuk keselamatan dan keberhasilan operasi.
Polres OKU Timur berharap Operasi Pekat I Musi 2025 dapat menciptakan rasa aman dan tenteram bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi serta dukungan kepada kepolisian sangat diharapkan demi terciptanya kondisi yang kondusif.
( GN-HEN )








