Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Pasutri Lansia di Tanggamus Lampung

oleh -98 Dilihat

Tanggamus Lampung,GlobalNusantara.id
Kasus pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) lanjut usia yang ditemukan tewas bersimbah darah di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, akhirnya terungkap. Polisi menangkap dua orang pelaku yang diduga kuat terlibat dalam peristiwa sadis tersebut.

Korban diketahui berinisial RH (54) dan SK (50). Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya di Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, pada Sabtu (13/12/2025) malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Baca juga :  Pemkab OKU Timur Resmi Luncurkan Logo dan Tema HUT ke-22 Tahun 2026

Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Ia mengatakan, tim Satreskrim Polres Tanggamus berhasil menangkap dua pelaku pada Minggu (14/12/2025).

“Alhamdulillah kasus ini sudah terungkap dan dua pelaku telah berhasil diamankan oleh tim Satreskrim Polres Tanggamus,” kata Kombes Yuni, Minggu (14/12/2025).

Dua pelaku tersebut masing-masing berinisial AA (34) dan AJ (30). Keduanya merupakan warga Dusun Way Pering, Pekon Way Pering, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, dan diketahui merupakan tetangga korban.

Baca juga :  Camat Talang Padang Jhoni Irzal Hadiri Puncak HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 serta Lakukan Monev di Pekon Suka Negeri

Menurut Yuni, kedua pelaku juga merupakan teman dari anak korban. Kedekatan itulah yang membuat pelaku mengenal kondisi rumah korban. “Korban memiliki satu orang anak laki-laki. Para pelaku ini merupakan teman-teman dari anak korban dan juga bertetangga dengan korban,” jelasnya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa dua bilah senjata tajam jenis golok yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban. Kini keduanya telah dilakukan penahanan di Mapolres Tanggamus.

Baca juga :  Silahturahmi Sekaligus Membuka Kantor Media Jejak Kasus Calon Wawako Frengki,S.Kom.MM.

Penyidik juga masih menggali keterangan keduanya untuk mengetahui motif pembunuhan tersebut.(gn/B.Erlangga).

No More Posts Available.

No more pages to load.