Polda Sumsel Dorong Inovasi Pertanian Lewat Panen Raya Jagung Serentak

oleh -414 Dilihat

OKU Timur, Sumatera Selatan.Globalnusantara.id – 27 September 2025 – Polda Sumatera Selatan menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 di Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi prioritas pemerintah pusat.

Acara tersebut dihadiri tokoh penting baik secara langsung maupun virtual, antara lain Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Menko Bidang Pangan Nasional H. Arief Prastyo, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dari Sulsel, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Dirut Bulog RI, Kepala Badan Pangan Nasional, serta Gubernur Sumsel H. Herman Deru bersama jajaran Forkopimda.

Baca juga :  Kesbangpol OKU & FPK OKU Gelar Sosialisasi FPK di Semua Kecamatan Kabupaten OKU

Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H. dalam sambutannya menyampaikan capaian program pangan yang telah dilaksanakan sepanjang 2025. Hingga kuartal III, Polda Sumsel berhasil memfasilitasi panen jagung seluas 25.952,52 hektar dengan estimasi produksi mencapai 130.735,15 ton. Sementara khusus di OKU Timur, panen dilakukan di lahan 25 hektar dengan hasil sekitar 150 ton, melibatkan 259 kelompok tani.

Untuk mendukung para petani, Polda Sumsel juga menyalurkan bantuan berupa 300 paket sembako, 15 unit mesin ipiel serbaguna, serta pengoperasian 5 unit mesin pengering jagung berkapasitas 10 ton/unit. Kapolda menargetkan pembangunan 21 unit mesin pengering tambahan pada 2026 guna memperkuat sentra produksi jagung di Sumsel.

Baca juga :  Pencegahan Kebakaran Lahan Desa Terusan.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pelepasan komoditas jagung hasil panen OKU Timur sebanyak 152 ton menggunakan 20 truk. Dari jumlah tersebut, 100 ton dilepas secara simbolis untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah sebagai bentuk kontribusi daerah terhadap kebutuhan nasional.

Tak hanya panen, Polda Sumsel juga memperkenalkan inovasi pupuk organik Presisi Polda Airud berbahan dasar eceng gondok yang biasanya mengotori sungai. Dalam 24 hari, terkumpul 180 ton eceng gondok yang diolah menjadi pupuk organik dan amino cair. Hasil uji laboratorium Universitas Sriwijaya menunjukkan pupuk ini dapat menekan biaya produksi hingga 86 persen, menjadikannya solusi ekonomis bagi petani.

Baca juga :  Dinas Komunikasi dan Informatika Diskominfo,Kabupaten OKU Timur menggelar kegiatan Halal Bihalal Bersama Para Insan Pers

Kapolda Sumsel menegaskan keterlibatan Polri dalam program pangan merupakan wujud kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap sinergi dengan Kementerian Pertanian, Bulog, dan pemerintah daerah semakin memperkuat kedaulatan pangan di Bumi Sriwijaya, sekaligus menjadi bukti nyata  kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” tegas Irjen Pol Andi Rian.

( GN-HEN)

No More Posts Available.

No more pages to load.