Martapura, OKU Timur, Sumatra Selatan. Global nusantara. id — Sebanyak 660 keluarga prasejahtera di Kabupaten OKU Timur kini dapat menikmati listrik secara mandiri melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang disalurkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerja sama dengan PT PLN (Persero). Program ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional “Merdeka dari Kegelapan”, yang bertujuan mewujudkan pemerataan akses energi bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kegiatan penyerahan bantuan dan pemasangan simbolis dilaksanakan pada Selasa (11/11/2025) di Desa Kota Baru Selatan, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur. Acara ini dihadiri langsung oleh Manajer PLN Martapura, Cahyadi Rukmantara, ST, beserta jajaran pegawai PLN, serta perangkat desa setempat seperti Kepala Dusun dan RT Batin Sari.
Cahyadi Rukmantara menjelaskan bahwa program BPBL merupakan inisiatif pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM, dengan PLN sebagai pelaksana teknis di lapangan. Ia menegaskan bahwa program ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara untuk membantu masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik sendiri.
“Program ini dijalankan sesuai instruksi pemerintah pusat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Untuk tahap pertama di OKU Timur, terdapat sekitar 660 pelanggan yang menerima bantuan listrik gratis, meliputi instalasi dan KWH meter,” ujar Cahyadi.
Lebih lanjut, Cahyadi menuturkan bahwa data penerima manfaat ditentukan langsung oleh Kementerian ESDM, sesuai ketentuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2022 tentang Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL). PLN hanya bertugas melaksanakan pemasangan berdasarkan data resmi yang diterima dari kementerian.
“Kami hanya menerima daftar nama dan alamat dari Kementerian ESDM untuk dieksekusi di lapangan. Insyaallah, tahap kedua akan dilaksanakan pada Desember mendatang setelah data resmi kami terima,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Aji, warga Dusun Batin Sari, Desa Kota Baru Selatan, mengaku sangat bersyukur atas sambungan listrik yang kini dimilikinya. Sebelumnya, ia harus menyambung listrik dari rumah tetangga untuk penerangan di malam hari.
“Sekarang kami sudah punya listrik sendiri secara gratis, jadi tidak perlu bergantung pada tetangga lagi. Terima kasih kepada Kementerian ESDM dan PLN Martapura yang sudah membantu kami,” ujarnya penuh haru.
Dengan adanya program “Merdeka dari Kegelapan”, masyarakat pelosok di OKU Timur kini dapat menikmati terang listrik di rumah sendiri. Kehadiran listrik tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan dan produktivitas warga desa.(GN – HEN)








