Panen Raya dan Penanaman Ulang di Lapas Kelas IlB Martapura: Warga Binaan Wujudkan Kemandirian dan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

oleh -380 Dilihat

Martapura, OKU Timur, Sumatera Selatan. Globalnusantara.id – 18 Oktober 2025 — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Martapura kembali menunjukkan komitmennya dalam membina kemandirian warga binaan melalui kegiatan Panen Raya dan Penanaman Ulang di area Branggang Lapas, Sabtu (18/10/2025). Kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi Lapas dalam mendukung Asta Cita Ketahanan Pangan Nasional yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.

Kegiatan panen raya ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Martapura, Abas Ruchandar, didampingi oleh Staf Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), M. Agil Billhaq, serta diikuti dengan penuh semangat oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Asimilasi. Suasana penuh kebersamaan tampak ketika para warga binaan bersama petugas bergotong royong memanen hasil pertanian yang telah dirawat dengan tekun.

Baca juga :  Paduan Suara SMKK Negeri 2 Iringi Pengibaran Bendera Merah Putih di Halaman Kantor Bupati OKU

Beragam tanaman pangan yang dibudidayakan di lahan pertanian Lapas berhasil dipanen dengan hasil yang memuaskan. Setelah kegiatan panen selesai, dilanjutkan dengan penanaman ulang (replanting) sebagai upaya menjaga kesinambungan produksi dan memanfaatkan lahan secara optimal. Langkah ini sekaligus menjadi bagian penting dari strategi pembinaan berbasis produktivitas di lingkungan Lapas.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Abas Ruchandar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa program pertanian bukan hanya bertujuan menghasilkan pangan, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, dan rasa tanggung jawab bagi warga binaan.

Baca juga :  Polsek Baturaja Timur Terima 2 Ton Beras Gerakan Pangan Murah untuk Warga

“Kegiatan ini bukan sekadar panen hasil pertanian, melainkan juga sarana pembinaan karakter dan keterampilan hidup. Melalui kegiatan ini, kami mendukung penuh Asta Cita Presiden RI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Abas Ruchandar.

Sementara itu, M. Agil Billhaq, Staf Seksi Giatja, menjelaskan bahwa kegiatan pertanian di Lapas Martapura telah dirancang agar memiliki nilai edukatif dan aplikatif bagi warga binaan. Melalui pendampingan rutin dan praktik langsung, para warga binaan diharapkan memiliki bekal keterampilan yang dapat mereka kembangkan setelah selesai menjalani masa pidana.

Baca juga :  Tugu Adipura di Stabat Ambruk Sebelum Waktu: Rp698 Juta Uang Rakyat Dipertanyakan

“Kami ingin setiap warga binaan memiliki kemampuan nyata di bidang pertanian. Dengan keterampilan ini, mereka bisa hidup mandiri dan berkontribusi positif bagi masyarakat setelah bebas nanti,” tutur M. Agil Billhaq.

Melalui kegiatan Panen Raya dan Penanaman Ulang ini, Lapas Kelas IIB Martapura kembali menegaskan peran penting lembaga pemasyarakatan bukan hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan dan pelatihan produktif. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pembinaan kemandirian dan kebijakan nasional dalam memperkuat ketahanan pangan di Indonesia.( GN- HEN)

No More Posts Available.

No more pages to load.