Pameran Bonsai Nasional 2025 Resmi Dibuka, Taman Kota Baturaja Berubah Menjadi Surga Seni Miniatur Pohon

oleh -277 Dilihat

Baturaja OKU Sumsel,GlobalNusantara.id – Sebuah pemandangan spektakuler kini menghiasi Taman Kota Baturaja, dimana ratusan bonsai dengan beragam bentuk dan keunikan memamerkan pesonanya dalam Pameran dan Kontes Bonsai Nasional 2025. Acara bertaraf nasional ini secara resmi dibuka pada Jumat, 14 November 2025, mengusung tema “Pesona Bonsai di Bumi Sebimbing Sekundang” yang menggambarkan harmonisasi antara seni miniatur pohon dengan kearifan lokal.

Gelaran akbar ini diselenggarakan oleh Persatuan Pencinta Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang OKU dan telah melalui proses persiapan yang matang sejak Senin lalu dengan dimulainya penerimaan peserta dan tanaman yang akan dikonteskan. Antusiasme peserta tercatat sangat tinggi, terbukti dengan membludaknya jumlah pendaftar dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Palembang, hingga Jambi.

Dalam sambutan pembukaannya, Ketua PPBI Cabang OKU, Bapak Ashari, tidak dapat menyembunyikan kebahagiaan dan rasa syukurnya. “Hari ini kami melaksanakan pembukaan pameran, bahwa acara ini adalah kegiatan yang sudah lama kami rencanakan dan kami rindukan,” ujarnya dengan penuh semangat. Ashari mengungkapkan bahwa perjalanan menuju terselenggaranya acara ini tidak mudah dan penuh tantangan.

Baca juga :  Pelantikan Serentak Kepala Daerah di Sumsel: Awal Baru untuk Pembangunan Daerah

Lebih lanjut, Ashari menyampaikan visi dan harapan besar di balik penyelenggaraan pameran ini. Ia menegaskan bahwa event ini tidak sekadar menjadi ajang pamer keindahan semata, melainkan harus menjadi media edukasi yang powerful bagi masyarakat luas. “Apa yang kita tampilkan menjadi satu pencarian yang sangat luar biasa,” tambahnya dengan penuh keyakinan.

Ashari pun membagikan optimisme tinggi terhadap masa depan seni bonsai di OKU. “Kalau memang ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan, bukan tidak mungkin OKU akan menjadi penghasil bonsai nasional. Ini harapan kita,” tuturnya. Ia juga menyampaikan aspirasi agar Taman Kota Baturaja dapat menjadi destinasi tetap untuk event-event budaya dan seni di masa depan.

Dukungan penuh terhadap gelaran ini disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu melalui Bapak Hasan selaku Asisten II yang mewakili Bupati OKU. Dalam sambutannya, ia secara tegas menyambut baik inisiatif PPBI dalam menyelenggarakan acara ini. “Kami menyambut baik apa yang disampaikan oleh ketua bonsai karena kegiatan yang sifatnya membangun, sifatnya meningkatkan kreativitas dari masyarakat, kita dukung,” tegasnya.

Baca juga :  HAM RI Menggelar Aksi Damai Di Halaman Bank Sumsel Babel Cabang Baturaja

Pernyataan tersebut mengukuhkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung setiap kegiatan yang positif dan membangun jiwa kreatif warga. Hal ini menunjukkan sinergi yang apik antara komunitas seni dengan pemerintah lokal dalam memajukan potensi daerah.

Pada puncak acara, Bapak Hasan secara khidmat melakukan momen simbolis pembukaan pameran. “Di akhir sambutannya, Ia menambahkan secara langsung membuka pameran dan kontes bonsai nasional di Kabupaten Ogan Komering Ulu tahun 2025, dinyatakan dibuka,” pengumuman resmi yang langsung disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.

Peran Persatuan Pembudidaya Bonsai Indonesia (PPBI) sebagai organisasi nasional menjadi sangat sentral dalam kesuksesan acara ini. PPBI yang secara khusus berfokus pada pengembangan, pembinaan, dan promosi seni bonsai di Indonesia, telah membuktikan dedikasinya melalui jaringan luas yang dimilikinya.

Baca juga :  LOUNCHING BEDAH RUMAH SERENTAK 17 KAB/KOTA DI PROVINSI SUMSEL SECARA VIRTUAL.

Organisasi ini tidak hanya aktif meningkatkan kualitas dan kuantitas bonsai karya anak bangsa, tetapi juga konsisten dalam memperkenalkan seni yang berasal dari Jepang ini kepada generasi muda agar tetap lestari dan terus berkembang di Indonesia.

Gelaran Pameran dan Kontes Bonsai Nasional ini diharapkan meninggalkan dampak yang berkelanjutan dan multifaset. Bagi masyarakat umum, ini adalah kesempatan langka untuk mengapresiasi seni tinggi, mempelajari teknik pembuatan bonsai secara langsung, serta mendapatkan inspirasi dari para ahli dan pesertanya.

Bagi Kabupaten OKU, event ini tidak hanya berhasil mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif lokal, tetapi juga telah menempatkannya di peta nasional sebagai salah satu pusat seni bonsai yang potensial dan patut diperhitungkan di Indonesia. Pameran ini menjadi bukti nyata berkembangnya passion masyarakat terhadap seni bonsai serta potensi besar daerah dalam menyelenggarakan event bertaraf nasional.(gn – red).

No More Posts Available.

No more pages to load.