OKU Timur Tetapkan 26 Sekolah sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google, Siap Jadi Pelopor Transformasi Digital Pendidikan

oleh -277 Dilihat

OKU Timur. Globalnusantara.id –  Belitang, 17 November 2025 — Pemerintah Kabupaten OKU Timur resmi menetapkan 26 sekolah sebagai kandidat Sekolah Rujukan Google, jumlah yang menjadikan daerah ini sebagai salah satu yang terbanyak di Sumatera Selatan. Penetapan tersebut diperkuat melalui kegiatan Pembekalan Sekolah Rujukan Google yang digelar di Hotel Ardan Belitang pada Senin (17/11).

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur, Wakimin, S.Pd., M.M., yang menegaskan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan utama bagi dunia pendidikan.
“OKU Timur harus menjadi daerah yang tidak hanya mengikuti perkembangan digital, tetapi juga menjadi pelopor penerapan teknologi pendidikan di Sumsel,” ujarnya.

Baca juga :  Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Musi 2024 di Mapolres OKU

Hadir juga Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar, Edi Subandi, S.E., M.M., yang menekankan pentingnya kesiapan sekolah dalam memanfaatkan perangkat digital, baik untuk pembelajaran maupun administrasi.

Pembekalan menghadirkan narasumber dari Google, Azis Rei, selaku Google for Education Specialist. Dalam paparannya, ia menyampaikan pemanfaatan ekosistem Google for Education seperti Chromebook, Google Classroom, pengelolaan akun belajar.id, serta strategi pembelajaran digital yang efektif.
“Sekolah rujukan bukan hanya soal memakai teknologi, tetapi bagaimana teknologi bisa menghidupkan pembelajaran, mempermudah kolaborasi, dan membantu guru mengajar lebih kreatif,” jelasnya.

Baca juga :  Bupati Muaratara Melantik Secara Resmi 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Administrasi dan Fungsional.

Acara ini diikuti oleh para kepala sekolah dan guru dari 26 kandidat sekolah, yang juga berkesempatan mengikuti sesi praktik tentang penerapan ekosistem digital di sekolah.

Dengan adanya pembekalan ini, OKU Timur berharap seluruh sekolah kandidat dapat memenuhi standar sebagai sekolah rujukan dan menjadi penggerak transformasi digital di daerah yang selama ini dikenal sebagai lumbung pertanian, namun kini mulai menunjukkan diri sebagai lumbung inovasi pendidikan berbasis teknologi.( GN-HEN )

No More Posts Available.

No more pages to load.