Globalnusantara.id
OKU TIMUR – Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menggelar puncak perayaan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 Tahun 2025 pada Selasa, 12 Agustus 2025, di Balai Rakyat Setda OKU Timur. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. (Enos) dan Bunda Literasi dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes.
Mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, perayaan HAN kali ini dibuka dengan penampilan energik Polisi Cilik (Pocil) Polres OKU Timur Angkatan ke-7. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, menghadirkan suasana penuh semangat dan keceriaan anak-anak.
Momen istimewa terjadi saat Plt. Kepala Dinas PPPA Inoferwenti Intan, S.E., M.M. menyerahkan piagam penghargaan dari Kementerian PPPA kepada Bupati Enos atas capaian Kota Layak Anak (KLA) Kategori Nindya Tahun 2025. Penghargaan ini menjadi bukti kerja nyata Pemkab OKU Timur dalam melindungi dan memenuhi hak anak secara konsisten.
Dalam sambutannya, Bupati Enos mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini bukan sekadar angka atau predikat, melainkan hasil kerja sama, kepedulian, dan dedikasi semua pihak. Ia juga berkomitmen untuk meningkatkan capaian KLA di tahun mendatang.
Bupati menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk belajar, bermain, berkreasi, mengungkapkan pendapat, dan meraih mimpinya tanpa rasa takut. “Kualitas masa depan OKU Timur akan ditentukan oleh bagaimana kita memperlakukan anak-anak hari ini,” ujarnya di hadapan ratusan peserta yang memadati Balai Rakyat.
Suasana semakin hangat ketika Bupati Enos dan Bunda Literasi mengajak anak-anak berdialog melalui sesi tanya jawab santai. Senyum, tawa, dan jawaban polos anak-anak menambah keceriaan acara, sekaligus menunjukkan kedekatan pemimpin daerah dengan generasi penerus bangsa.
Plt. Kepala Dinas PPPA Inoferwenti Intan menjelaskan bahwa peringatan HAN menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan aspirasi, bakat, dan kreativitas mereka. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, dan menjunjung nilai budaya lokal.
Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan Deklarasi Ruang Bersama Indonesia (RBI) sebagai bentuk komitmen Pemkab OKU Timur bersama masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak. Puncak HAN ke-41 ini menjadi pengingat bahwa membangun masa depan bangsa dimulai dari memastikan terpenuhinya hak-hak anak sejak dini.
( GN-HEN)






