OKNUM POLISI RESOR MUARO JAMBI DIDUGA TERLIBAT BISNIS MINYAK ILEGAL! SUWONDO DISOROT, VIDEO TRUK BERPELAT POLISI VIRAL DI TIKTOK

oleh -262 Dilihat

Muaro Jambi,Globalnusantara.id 25 September 2025 – Sebuah video eksklusif yang menggegerkan masyarakat Muaro Jambi berhasil mengungkap aktivitas mencurigakan yang diduga melibatkan oknum anggota kepolisian. Video yang direkam secara diam-diam tersebut menunjukkan sebuah truk tangki berwarna kuning dengan tulisan “Hafiz Transport” sedang melakukan aktivitas pengisian minyak di lokasi yang tidak lazim.

Awal Mula Pengungkapan
Video berdurasi 3 menit 45 detik itu pertama kali diunggah oleh akun TikTok@Berito_Jambi pada Rabu (24/09/2025) pukul 14.30 WIB. Dalam waktu kurang dari 6 jam, video tersebut telah ditonton lebih dari 500.000 kali dan dibagikan oleh 15.000 akun TikTok lainnya. Rekaman tersebut menunjukkan dengan jelas proses bongkar muat minyak yang dilakukan pada malam hari di area terpencil.

Identifikasi Kendaraan
Truk yang terekam dalam video tersebut memiliki karakteristik khusus:pelat nomor polisi berwarna dasar kuning dengan tulisan hitam, bodi truk berwarna kuning terang, serta logo “Hafiz Transport” yang terpasang pada kedua sisi tangki. Yang lebih mengejutkan, pada bagian kabin terlihat jelas stiker khusus berlogo Polri yang biasanya hanya digunakan untuk kendaraan dinas kepolisian.

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Lakukan Colling System Dengan Sambang Ke UPTD Pertanian

Keterkaitan dengan Oknum Polisi
Sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kendaraan tersebut terdaftar atas nama Suwondo,seorang anggota Polri yang saat ini bertugas di Polres Muaro Jambi dengan pangkat Brigadir. “Ini sudah rahasia umum di kalangan tertentu, tapi tidak ada yang berani melaporkan,” ujar sumber tersebut dengan suara bergetar.

Modus Operandi
Aktivitas illegal tersebut diduga kuat telah berlangsung selama lebih dari 6 bulan.Modus yang digunakan adalah mengangkut minyak goreng curah dari pabrik dengan menggunakan truk berkapasitas 30.000 liter, kemudian didistribusikan ke pasar-pasar tradisional dengan harga di bawah pasaran. Hal ini jelas merugikan produsen minyak resmi dan negara karena menghindari pajak.

Reaksi Warganet
Komentar warganet di kolom video tersebut begitu keras dan penuh kecurigaan.@Jambi_Update menulis: “Inilah yang membuat masyarakat semakin tidak percaya dengan aparat!” Sementara @WargaBatangHari berkomentar: “Sudah seharusnya Kapolda Jambi turun tangan langsung menyelidiki kasus ini!”

Baca juga :  Capaian PUTR Tiga Tahun Pimpin OKU Timur Enos Berhasil Bangun Jalan 736,73 kilometer.

Tagar yang Trending
Dua tagar utama yang digunakan,#propampoldajambi dan #poldajambi, berhasil masuk dalam trending topic wilayah Jambi selama 8 jam non-stop. Tagar tersebut diikuti oleh lebih dari 10.000 cuitan yang menuntut transparansi dan tindakan tegas dari pimpinan Polri.

Dampak terhadap Institusi Kepolisian
Kasus ini dinilai sangat merusak citra Polri yang sedang berupaya membangun kepercayaan masyarakat.”Sangat disayangkan jika ada oknum yang memanfaatkan seragam dan jabatannya untuk kepentingan pribadi,” ujar Pengamat Hukum Universitas Jambi, Prof. Dr. Ahmad Basri, SH., MH.

Tanggapan Polres Muaro Jambi
Sampai berita ini diturunkan,pihak Polres Muaro Jambi masih belum memberikan pernyataan resmi. Humas Polres Muaro Jambi, AKP Rina Marlina, ketika dikonfirmasi via telepon hanya mengatakan: “Kami masih melakukan verifikasi data dan akan mengeluarkan pernyataan resmi besok pagi.”

Jejak Digital Suwondo
Investigasi tim redaksi menemukan akun Instagram pribadi Suwondo yang menunjukkan gaya hidup mewah tidak wajar untuk seorang berpangkat Brigadir.Beberapa foto menunjukkan perjalanan ke luar negeri dan kendaraan mewah yang diduga tidak sebanding dengan penghasilan resminya.

Baca juga :  BAZNAS OKU Timur Salurankan Bantuan Untuk Santri, UMKM, Disabilitas, Dan Warga Binaan

Dukungan Bukti Tambahan
Seorang saksi mata yang berhasil diwawancarai menyatakan:”Saya sering melihat truk itu keluar-masuk gudang di belakang Markas Polres setiap malam. Awalnya saya kira untuk kepentingan dinas, ternyata untuk kepentingan bisnis pribadi.”

Tuntutan Masyarakat
Koalisi Masyarakat Anti Korupsi Jambi telah mengeluarkan pernyataan keras menuntut:Pertama, penonaktifan sementara oknum yang bersangkutan; Kedua, audit kekayaan terhadap seluruh jajaran Polres Muaro Jambi; Ketiga, transparansi proses investigasi kepada publik.

Langkah Hukum yang Ditempuh
Kapolda Jambi,Irjen Pol. Drs. Muhammad Taslim, melalui pesan singkatnya berjanji: “Tidak ada toleransi untuk oknum yang melanggar hukum, siapa pun itu. Tim Propam kami telah bergerak untuk menyelidiki tuntas kasus ini. Hasilnya akan kami umumkan secara terbuka.”

Investigasi mendalam masih terus dilakukan oleh berbagai pihak. Masyarakat menunggu tindakan nyata dari pimpinan Polri untuk membersihkan institusi ini dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.(GN – Apriandi).
Sumber – Awasi Yohana).

No More Posts Available.

No more pages to load.