GlobalNusantara.id,Langkat,Sumut – Malam Idul Adha 1446 Hijriah di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, berlangsung semarak. Ribuan warga dari berbagai kecamatan tumpah ruah ke jalanan untuk mengikuti pawai obor akbar yang digelar pada Sabtu malam, 7 Juni 2025. Tradisi ini menjadi momentum kebersamaan dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat Langkat.
Pawai obor ini diikuti oleh peserta dari 13 kecamatan, yakni Stabat, Hinai, Secanggang, Padang Tualang, Gebang, Pangkalan Brandan, Pangkalan Susu, Besitang, Kuala, Tanjung Pura, Salapian, dan Bahorok. Mereka hadir dengan kendaraan roda dua dan empat yang dihias sedemikian rupa, membawa obor menyala sambil mengumandangkan takbir. Pemandangan ini menciptakan suasana khidmat dan penuh suka cita di sepanjang rute yang dilalui.
Kegiatan ini secara resmi dilepas oleh Camat Stabat, Bambang Eko Winarno, S.Stp., mewakili Bupati Langkat. Prosesi pelepasan berlangsung di depan Rumah Adat Marga Silima, Jalan Proklamasi, Kecamatan Stabat, pada pukul 20.20 WIB. Camat berharap kegiatan ini menjadi wadah mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat keagamaan masyarakat Langkat.
Untuk memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan, Polres Langkat mengerahkan 209 personel gabungan dari polres dan polsek jajaran. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup, dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Langkat, Kompol Abdul Rahman, S.H., M.H. Personel disiagakan di sejumlah titik strategis sepanjang rute pawai.
Rute pawai dimulai dari Rumah Adat Marga Silima, melintasi simpang Keruni atau dikenal sebagai simpang Agam Stabat, kemudian berputar dan berakhir di Alun-Alun T. Amir Hamzah, Kecamatan Stabat. Sepanjang jalur pawai, warga terlihat antusias menonton dan menyambut peserta. Sorak sorai dan takbir bergema di udara, menciptakan suasana yang hangat dan religius.
Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama pelaksanaan pawai. Ia menegaskan bahwa tidak ada gangguan yang berarti selama kegiatan berlangsung, dan seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan aman.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Kami menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang turut serta menjaga keamanan dan ketertiban pada malam hari ini,” ujar AKBP David. Ia juga mengapresiasi semangat masyarakat Langkat dalam merayakan hari besar keagamaan secara damai dan penuh kebersamaan.
Pawai obor ini tidak hanya menjadi bagian dari tradisi menyambut Hari Raya Idul Adha, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga dari berbagai kecamatan di Langkat. Melalui kegiatan ini, semangat toleransi, kerja sama, dan kecintaan terhadap budaya lokal terus terjaga di tengah masyarakat.
(GN – ARIFIN)








