Lapas Martapura Mendukung Penuh Kegiatan Penelitian Taruna Poltekpin Dalam Rangka Ketahanan Pangan Peremajaan Tanaman Hortikultura

oleh -334 Dilihat

GLOBALNUSANTARA.id,OKU TIMUR Martapura, 16 April 2025 – Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Martapura melaksanakan kegiatan peremajaan tanaman produktif di area brangang Lapas. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah konkret Lapas Martapura dalam mendukung program strategis pemerintah dan arahan pimpinan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Peremajaan tanaman dilaksanakan pada Rabu, 16 April 2025, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini bertujuan untuk mengganti tanaman lama yang sudah tidak produktif lagi dengan tanaman baru yang memiliki nilai produktivitas tinggi, seperti terong, tomat, dan cabai. Kegiatan berlangsung dengan semangat kebersamaan serta gotong royong antara petugas Lapas dan peserta pendukung kegiatan.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kasubsi Giatja Lapas Kelas IIB Martapura, Bapak Dicki Novriandi, yang secara langsung memimpin proses penanaman. Kegiatan ini juga melibatkan jajaran petugas serta taruna dari Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) yang tengah menjalani praktik dan pembelajaran lapangan di lingkungan Lapas. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi antarunit dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dalam Lapas.

Baca juga :  PMN Jambi Gelar Rakor Persiapan Pelantikan, Tekankan Peran Media sebagai Pilar Nalar Publik

Kegiatan ini merupakan implementasi dari arahan Presiden Republik Indonesia dalam Pidato Kenegaraan mengenai pentingnya ketahanan pangan nasional sebagai penopang stabilitas negara. Selain itu, kegiatan ini juga mengacu pada Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mendorong lembaga pemasyarakatan agar ikut serta dalam mendukung swasembada pangan, terutama melalui pemanfaatan lahan pertanian yang ada di lingkungan pemasyarakatan.

Area brangang Lapas Martapura yang memiliki lahan pertanian cukup luas, menjadi lokasi strategis bagi pelaksanaan kegiatan peremajaan ini. Sebelumnya, lahan tersebut telah ditanami berbagai tanaman hortikultura, namun seiring waktu, beberapa jenis tanaman tidak lagi menunjukkan produktivitas optimal sehingga dilakukan penanaman kembali untuk menjaga hasil panen tetap maksimal.

Baca juga :  DPRD OKU Timur Edi Kurniansah Tegaskan Keselamatan Warga Proyek Jalan Buay Madang

Tidak hanya sekadar penanaman, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam hal budidaya pertanian yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para WBP dapat memperoleh keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka bebas dan kembali ke masyarakat. Ini selaras dengan misi pemasyarakatan untuk membina narapidana menjadi individu yang mandiri dan produktif.

Kepala Lapas Kelas IIB Martapura, Edi Saputra, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil pertanian, tetapi juga mempererat kerja sama antara petugas, taruna, dan warga binaan dalam menciptakan suasana yang harmonis di dalam Lapas. Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi Lapas lain untuk turut serta berinovasi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Baca juga :  Bupati Syah Afandin Serahkan Remisi HUT ke-80 RI bagi Warga Binaan Lapas Langkat

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Lapas Martapura akan terus memantau perkembangan tanaman serta melakukan evaluasi berkala untuk meningkatkan hasil produksi. Dokumentasi kegiatan ini telah dilaporkan secara resmi kepada Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Selatan sebagai bentuk pertanggungjawaban dan atensi pimpinan. Arahan dan bimbingan dari pimpinan diharapkan dapat menjadi penguat bagi kegiatan-kegiatan pembinaan serupa di masa mendatang.

(GN – T.HIDAYAT)

No More Posts Available.

No more pages to load.