Lapas Martapura Mendukung Penuh Kegiatan penelitian Taruna Poltek Pin Dalam Rangka Ketahanan Pangan Peremajaan Tanaman Hortikultura

oleh -340 Dilihat

Globalnusantara.id,OKU TIMUR
Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Martapura melaksanakan kegiatan peremajaan tanaman di area lahan pertanian milik lapas. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 16 April 2025, dimulai pukul 10.00 WIB dan diikuti oleh jajaran petugas serta taruna dari Politeknik Ilmu Pemasyarakatan.

Peremajaan tanaman ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia dan program akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kedua program tersebut menekankan pentingnya peran seluruh elemen, termasuk lembaga pemasyarakatan, dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Baca juga :  Garda Terdepan Pemkab Langkat Berjuang Lawan Kebijakan: Gaji Dipotong Usai Jadi PPPK Paruh Waktu

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasubsi Giatja, Dicki Novriandi, yang menyampaikan bahwa peremajaan ini tidak hanya sebagai rutinitas pertanian, melainkan sebagai bentuk nyata kontribusi Lapas Martapura terhadap misi besar negara dalam menghadapi tantangan pangan ke depan.

Tanaman yang dipilih untuk peremajaan kali ini adalah jenis hortikultura yang mudah tumbuh dan memiliki nilai ekonomi tinggi, yaitu terong, tomat, dan cabai. Ketiga tanaman ini sebelumnya telah ditanam, namun seiring waktu sebagian besar sudah tidak produktif dan perlu diganti.

Baca juga :  Kapolres OKU Pastikan Kesiapan Operasi Lilin Musi 2024 di Pos Pam dan Pelayanan

Lahan pertanian yang digunakan terletak di area brangang Lapas Martapura. Lahan ini telah diolah sebelumnya agar siap tanam dan mampu mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal. Seluruh kegiatan dilakukan dengan semangat gotong royong dan kerja sama antara petugas dan taruna.

Selain bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan. Mereka dilibatkan secara aktif dalam proses penanaman sebagai bagian dari pembinaan kerja dan peningkatan keterampilan.

Baca juga :  Ratusan Jamaah Sholat Ied di Masjid Nurul Iman Kebun Nangka, Sambut Idul Fitri dengan Penuh Kebahagiaan

Diharapkan kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi contoh bagi lapas-lapas lain di Indonesia dalam mengembangkan program pertanian yang produktif dan mandiri. Hal ini sekaligus memperkuat peran lembaga pemasyarakatan dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Martapura membuktikan bahwa institusi pemasyarakatan bukan hanya tempat pembinaan narapidana, tetapi juga agen pembangunan yang turut serta menjaga ketahanan pangan nasional.

( GN-HEN)

No More Posts Available.

No more pages to load.