Lapas Martapura dan Dinas Pertanian OKU Timur Bersinergi: Siapkan Warga Binaan Jadi Petani Hortikultura Mandiri

oleh -382 Dilihat

Globalnusantara.id
Martapura, 7 Juli 2025 – Dalam rangka meningkatkan pembinaan kemandirian warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Martapura menjalin koordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur. Kolaborasi ini ditujukan untuk menghadirkan pelatihan budidaya tanaman hortikultura bagi warga binaan Lapas.

Pertemuan koordinasi ini berlangsung pada Senin (7/7) di Kantor Dinas Pertanian OKU Timur, di mana Kepala Lapas Martapura Abas Ruchandar, didampingi Kasubsi Giatja Dicki Novriandi, bertemu langsung dengan Sekretaris Dinas Pertanian Niswaturrohmah, S.TP., M.EP.. Kehadiran pihak Lapas disambut dengan antusias sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program pembinaan.

Baca juga :  Polres OKU Gelar Bakti Sosial POLRI PRESISI Bersama Mahasiswa dan OKP Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H

Dalam diskusi tersebut, kedua instansi membahas secara rinci tentang rencana pelatihan hortikultura, mulai dari materi pelatihan, metode pembelajaran, hingga potensi pemanfaatan lahan di lingkungan Lapas untuk praktik bercocok tanam. Pelatihan ini diharapkan mampu membuka peluang bagi warga binaan untuk memiliki keterampilan baru yang produktif.

Siapa yang terlibat dalam program ini adalah para warga binaan Lapas Martapura yang memenuhi kriteria pembinaan, sementara apa yang akan dilakukan adalah pelatihan budidaya hortikultura. Di mana pelatihan berlangsung di lingkungan Lapas Martapura, kapan akan dimulai setelah seluruh kesiapan teknis terpenuhi. Mengapa program ini penting? Karena memberikan bekal kemandirian dan mendukung reintegrasi sosial warga binaan. Bagaimana pelaksanaannya? Melalui kerja sama lintas sektor antara Lapas dan Dinas Pertanian dengan metode praktik langsung.

Baca juga :  Silahturahmi Sekaligus Membuka Kantor Media Jejak Kasus Calon Wawako Frengki,S.Kom.MM.

Kepala Lapas Martapura, Abas Ruchandar, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan wujud nyata pembinaan kemandirian warga binaan. “Kami ingin memberikan bekal keterampilan agar mereka siap berkontribusi positif saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan koordinasi berlangsung dengan suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kedua pihak berkomitmen untuk segera merealisasikan program ini dengan perencanaan yang matang dan implementasi yang berkelanjutan.

Dengan adanya sinergi antara Lapas Martapura dan Dinas Pertanian OKU Timur, diharapkan pelatihan hortikultura ini dapat menjadi langkah awal membentuk jiwa wirausaha di bidang pertanian bagi warga binaan, sekaligus mendukung program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan.

Baca juga :  Pengurus IWOI Kabupaten OKU Lengkapi Berkas ke Kesbangpol

( GN-HEN )

No More Posts Available.

No more pages to load.