Lapas Martapura Bekali WBP dengan Keterampilan Hortikultura untuk Kemandirian

oleh -467 Dilihat

Martapura,Oku Timur,Sumatera Selatan,Globalnusantara.id – Lapas Kelas IIB Martapura kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan pelatihan budidaya hortikultura. Acara ini digelar di Aula Lapas Martapura bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Oku Timur.

Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Kepala Lapas Kelas IIB Martapura, Abas Ruchandar. Dalam sambutannya, Kalapas menekankan pentingnya pemberdayaan WBP agar memiliki keterampilan praktis yang bisa bermanfaat setelah bebas. “Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal usaha mandiri sekaligus sarana menata masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Baca juga :  PENYAMBUTAN SISWA DODIK LATPUR RINDAM II/SRIWIJAYA DI POLRES OKU DALAM RANGKA LATIHAN PATBURU.

Dukungan penuh datang dari Dinas Pertanian melalui Sekretaris Dinas, Niswaturrohmah, S.TP., M.EP., yang hadir mewakili Kepala Dinas. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif Lapas Martapura dan berharap sinergi di bidang pertanian dapat terus terjalin guna meningkatkan kualitas pembinaan.

Dalam sesi inti, dua narasumber dari Dinas Pertanian, yaitu Nursalim dan Roma Riandi, S.P., memaparkan materi secara rinci. Topik yang disampaikan mencakup pengolahan media tanam, pemilihan bibit unggul, teknik perawatan, hingga proses panen hortikultura yang baik dan berkelanjutan.

Baca juga :  Sinergi Untuk Bangsa: LSM HARIMAU Dukung Penuh Kiprah Akademik dan Politik Prof. Ganjar Razuni

Antusiasme WBP terlihat jelas selama pelatihan berlangsung. Mereka tidak hanya menyimak dengan serius, tetapi juga aktif bertanya dan berdiskusi. Hal ini menunjukkan tingginya minat serta motivasi untuk memanfaatkan ilmu yang diperoleh.

Menurut pihak Lapas, kegiatan semacam ini akan terus dikembangkan agar pembinaan tidak sebatas teori, tetapi juga aplikatif. Dengan begitu, WBP bisa memiliki keterampilan nyata yang berpotensi menjadi sumber penghidupan mandiri saat kembali ke tengah masyarakat.

Baca juga :  FPK OKU Laksanakan Survey Persiapan Kegiatan Sosialisasi ke 13 Kecamatan.

Melalui program kemandirian berbasis hortikultura ini, Lapas Martapura menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan yang holistik. Tujuannya bukan hanya mencetak WBP yang patuh hukum, tetapi juga siap menjadi individu produktif, mandiri, dan berdaya saing di dunia kerja maupun usaha.

( GN-HEN )

No More Posts Available.

No more pages to load.