King Karoke Tetap Eksis Beroperasi 24 Jam dI Ramadhan, Diduga Ada Pengamanan Oknum Aparat DanJadi Sarana Narkoba Miras

oleh -11 Dilihat

BELITANG, OKU TIMUR, Globalnusantara.id – RABU (4/3/2026)  Tempat hiburan King Karaoke di Desa Gumawang, Kecamatan Belitang, yang berbatasan dengan Desa Tegal Rejo, tetap beroperasi hingga larut malam bahkan subuh di tengah bulan Ramadhan. Selain dugaan sebagai sarana peredaran narkoba dan pesta miras, terdapat informasi bahwa tempat tersebut bisa eksis sepanjang hari karena diduga ada oknum aparat yang bertindak sebagai pengamanan.

Berdasarkan pantauan awak media yang dilakukan berdasarkan keterangan masyarakat, operasional King Karaoke telah mengganggu warga sekitar. Warga Desa Tegal Rejo yang tinggal di wilayah perbatasan mengaku sering terdengar suara musik keras pada jam istirahat malam hari, mengganggu ketenangan mereka dalam menjalankan ibadah dan beristirahat di bulan Ramadhan.

Baca juga :  Polres Langkat Serentak Jadi Pembina Upacara di Sekolah,Tanamkan Disiplin, Edukasi Hukum dan Cegah Kenakalan Remaja

Diketahui pula bahwa di wilayah Kecamatan Belitang, tempat hiburan yang berkedok karaoke tengah menjamur. Sebagian besar dari tempat-tempat tersebut diduga tidak hanya beroperasi sebagai hiburan, melainkan juga menjadi sarana untuk pesta narkoba dan konsumsi minuman keras.

Ketua IWOI OKU Timur, Ihsan Efendi, menyampaikan rasa kemarahan terhadap kondisi yang terjadi. Menurutnya, keberadaan tempat hiburan yang tidak sesuai dengan suasana bulan Ramadhan serta memiliki dugaan aktivitas ilegal bertentangan dengan visi misi Kabupaten OKU Timur yang bertujuan untuk “Maju Lebih Mulia”.

Baca juga :  Banjir Rendam Desa Suban, 100 KK Terdampak, Polisi dan Warga Berjuang di Tengah Genangan

Ihsan Efendi berharap instansi terkait yaitu Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP)Kabupaten OKU Timur segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap status izin operasional King Karaoke dan tempat hiburan lain serupa di daerah Belitang.

Selain itu, ia juga mendesak agar aparat kepolisian ,  TNI dan BNN  Kabupaten OKU Timur dilakukan penyelidikan mendalam untuk menghentikan dugaan peredaran narkoba dan pesta miras, serta menindak tegas oknum aparat yang diduga terlibat dalam mendukung operasional tempat tersebut.(GN-HEN)

No More Posts Available.

No more pages to load.