Kebersamaan di Balik Jeruji: Lapas Martapura Gelar Salat Iduladha dan Pemotongan Hewan Kurban

oleh -155 Dilihat

GlobalNusantara.id,OKU Timur Martapura, 6 Juni 2025 — Suasana penuh kekhusyukan dan kedamaian menyelimuti pelaksanaan Salat Iduladha 1446 H di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Martapura pada Jumat pagi. Kegiatan ini menjadi momen istimewa yang diikuti oleh ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) bersama para petugas dan jajaran struktural Lapas, memperlihatkan semangat keagamaan dan kebersamaan di balik tembok pembinaan.

Salat Iduladha dilaksanakan di halaman dalam Lapas dengan pengaturan tertib dan rapi agar seluruh warga binaan dapat mengikuti ibadah dengan khusyuk. Kepala Lapas Kelas IIB Martapura, Bapak Abas Ruchandar, turut hadir dan melaksanakan salat berjamaah bersama warga binaan. Kehadirannya menjadi simbol penting kebersamaan antara pembina dan binaan dalam menjalankan nilai-nilai spiritual keislaman.

Baca juga :  Polres Oku Ungkap Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)

Khutbah Iduladha yang disampaikan setelah salat menekankan pentingnya nilai keikhlasan, ketulusan dalam berkurban, dan peningkatan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT. Khatib juga mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan momentum Iduladha sebagai waktu introspeksi diri dan memperkuat tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik selama masa pembinaan.

Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban yang berlangsung di halaman beranggang Lapas Martapura. Tahun ini, pihak Lapas memotong dua ekor sapi dan satu ekor kambing. Salah satu sapi merupakan bantuan dari Bupati OKU Timur, Bapak Lanosin Hamzah (Enos), sebagai bentuk dukungan dan kepedulian kepada warga binaan.

Baca juga :  Aliansi Honorer R2 dan R3 OKU Timur Sampaikan Surat Aspirasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto

Kegiatan pemotongan hewan kurban ini tidak hanya menjadi bagian dari ibadah Iduladha, tetapi juga mengandung makna sosial yang mendalam. Daging kurban yang diperoleh akan dibagikan kepada seluruh warga binaan, para petugas Lapas, serta masyarakat sekitar Lapas yang membutuhkan. Ini menunjukkan bahwa nilai kepedulian dan kebersamaan terus dijaga dalam lingkungan pemasyarakatan.

Dalam proses penyembelihan dan distribusi, sejumlah warga binaan turut dilibatkan secara langsung. Mereka diberi tanggung jawab dan kepercayaan dalam pengelolaan kurban, mulai dari persiapan, penyembelihan, hingga pendistribusian daging. Keterlibatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian, melatih tanggung jawab, kedisiplinan, serta kerja sama tim.

Kalapas Abas Ruchandar dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari pembinaan spiritual di Lapas. “Pelaksanaan kurban ini merupakan wujud kebersamaan dan nilai keagamaan yang terus kita jaga di Lapas. Selain itu, ini juga menjadi media pembelajaran dan penguatan karakter bagi warga binaan,” ujarnya.

Baca juga :  KPU Oku Timur Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara Pilgub Dan Pilkada 2024

Melalui kegiatan Salat Iduladha dan pemotongan hewan kurban ini, Lapas Kelas IIB Martapura menegaskan komitmennya dalam membina warga binaan tidak hanya dari sisi hukum, tetapi juga mental, spiritual, dan sosial. Momen ini diharapkan menjadi titik tumbuh nilai-nilai kebaikan, empati, dan solidaritas di lingkungan pemasyarakatan, sebagai bagian dari proses menuju reintegrasi sosial yang lebih baik.

(GN -T. HIDAYAT)

No More Posts Available.

No more pages to load.