Kapolres OKU Timur Tinjau Lokasi Banjir Luapan Sungai Burnai dan Salurkan Bantuan Sosial

oleh -98 Dilihat

OKU Timur, Sumatera Selatan
Globalnisantara.id –  Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., meninjau langsung lokasi banjir akibat luapan Sungai Burnai yang terjadi di Desa Burnai Mulya, Kecamatan Semendawai Timur, Kabupaten OKU Timur, pada Selasa malam, 09 Desember 2025. Peninjauan dilakukan sebagai bentuk respon cepat Polres OKU Timur terhadap bencana yang berdampak pada sejumlah rumah warga.

Dalam giat tersebut, Kapolres tiba di lokasi sekitar pukul 22.00 WIB dan langsung melakukan pengecekan kondisi permukiman yang terendam air. Kehadiran Kapolres didampingi unsur kepolisian, TNI, tenaga kesehatan, dan perangkat desa untuk memastikan keselamatan warga dan menilai kebutuhan mendesak akibat banjir.

Baca juga :  Pastikan Kesiapan Operasi Lilin Musi 2024, Kabag Ops dan Kasat Lantas Polres Oku Lakukan Pengecekan Pos Pengamanan dan Pelayanan

Kegiatan peninjauan turut diikuti Kasat Samapta AKP Erwansyah, Kapolsek Semendawai Suku III IPTU Antoni Steven, S.Kom., M.M., perwakilan Danramil 0403-16/SS Serma Bambang, serta personel dari Sie Dokkes, Sie Humas, UPTD Puskesmas Burnai Mulya, Kanit Reskrim IPDA M. Indra Fahrozi, Kanit IK AIPTU F. Silalahi, S.H., Kanit Provost Bripka Anju, dan Bhabinkamtibmas Burnai Mulya.

Selama pengecekan, Kapolres memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga terdampak dan menyampaikan imbauan agar korban banjir tetap waspada. Beliau juga menyarankan agar masyarakat yang rumahnya berisiko terendam untuk sementara mengungsi ke rumah keluarga yang lebih aman, mengingat kondisi cuaca masih mendung dan berpotensi memperburuk situasi.

Baca juga :  Dari Hati untuk Lahat: IWO Indonesia Tebar 30 Paket Sembako di Tengah Tantangan Ekonomi

Adapun rumah warga yang terdampak luapan air Sungai Dua PT LPI antara lain milik Sdr. Ketut Purwanto, Sdr. Saring, Sdr. Najir, dan Sdr. Hindun. Keempat rumah tersebut telah dikosongkan karena pemiliknya sudah mengungsi ke kediaman keluarga. Ketinggian air di lokasi mencapai setinggi lutut orang dewasa, dengan genangan yang masih bertahan hingga waktu pengecekan.

Berdasarkan keterangan di lapangan, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi pada hari sebelumnya yang membuat aliran Sungai Dua PT LPI tidak mampu mengalir normal menuju Sungai Burnai. Akibatnya, air meluap dan memasuki kawasan permukiman warga di RT/RW 011/005, sehingga menimbulkan genangan yang cukup mengganggu aktivitas.

Baca juga :  Pelatihan BCAD PKS se-SumSel

Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 23.30 WIB, situasi tetap kondusif. Personel Polsek Semendawai Suku III masih disiagakan di lokasi untuk melakukan pemantauan perkembangan air serta memastikan keamanan warga selama kondisi cuaca belum stabil. Penanganan lanjutan akan terus dilakukan sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan.(gn/HEN).

No More Posts Available.

No more pages to load.