Martapura OKU Timur Sumsel,Globalnusantara.id – Kapolres OKU Timur Polda Sumatera Selatan, AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H, bersama Ketua Bhayangkari Cabang OKU Timur Ibu Ingrid Adik Listiyono, melaksanakan peninjauan sekaligus penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak banjir luapan air sungai di wilayah Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 11 Januari 2026, dimulai sejak pagi hari dengan menyasar sejumlah lokasi terdampak banjir di dua kecamatan, yakni Kecamatan Semendawai Suku III dan Kecamatan Belitang II.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Posko Penanganan Banjir Desa Cahya Negeri, Kecamatan Semendawai Suku III, kemudian dilanjutkan ke Desa Kelirejo, Kecamatan Belitang II, yang sebelumnya mengalami luapan air sungai hingga menggenangi jalan raya dan pemukiman warga.
Sekira pukul 09.20 WIB, Kapolres OKU Timur bersama rombongan berangkat dari Rumah Dinas Kapolres menuju lokasi banjir. Pada pukul 11.00 WIB, Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang OKU Timur menyerahkan bantuan sosial secara langsung kepada masyarakat di posko banjir Desa Cahya Negeri.
Bantuan sosial yang disalurkan berupa paket sembako dan obat-obatan, di antaranya mie instan, pop mie, beras, roti, serta paket obat. Selain itu, Ketua Bhayangkari Cabang OKU Timur turut melaksanakan Bakti Kesehatan bagi warga terdampak banjir.
Selanjutnya, sekira pukul 12.00 WIB, Kapolres OKU Timur beserta rombongan melaksanakan monitoring sekaligus penyerahan bantuan sosial kepada warga terdampak banjir di Desa Kelirejo, Kecamatan Belitang II, dengan tambahan bantuan berupa makanan ringan anak-anak dan paket nasi bungkus.
Kegiatan penyaluran bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan empati Polres OKU Timur bersama Bhayangkari terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, sekaligus sebagai wujud kehadiran Polri dalam membantu meringankan beban warga.
Berdasarkan hasil monitoring, kondisi banjir di wilayah terdampak secara umum telah berangsur surut, aktivitas masyarakat mulai kembali normal, dan arus lalu lintas dapat dilalui. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekira pukul 13.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.(GN-HEN)






