Baturaja,OKU,Sumsel,Globalnusantara.id – Kapolres Ogan Komering Ulu(OKU) AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., memimpin secara langsung peninjauan terhadap progres pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Inspeksi mendetail ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses konstruksi berjalan sesuai dengan rencana, tepat waktu, dan yang paling penting, memenuhi semua standar kualitas yang telah ditetapkan.
Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan pada Selasa siang,9 September 2025, di lokasi pembangunan yang terletak di lingkungan Mapolsek Baturaja Timur. Pemilihan lokasi ini strategis, diharapkan dapat memudahkan akses bagi masyarakat yang membutuhkan dan memperkuat kehadiran Polri di tengah komunitas.
Dalam peninjauan ini,Kapolres tidak hadir sendirian. Beliau didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polres OKU yang menandakan keseriusan program ini. Turut hadir Wakil Kapolres OKU Kompol Eryadi Yuswanto, S.H., M.H., beserta Kepala Bagian Operasi AKP Saharudin, SH. Kehadiran pimpinan tingkat tinggi ini memperlihatkan komitmen solid jajaran Polres OKU.
Tampak pula hadir Kapolsek Baturaja Timur AKP Azwan,SH., MH dan Wakapolsek setempat IPTU Bustami, yang secara administratif wilayahnya menjadi lokasi pembangunan. Yang juga tak kalah penting adalah kehadiran Kades Air Paoh, Bapak Ahsan, yang mewakili masyarakat dan pemerintah desa setempat, menunjukkan adanya kolaborasi yang sinergis antara Polri dan elemen masyarakat.
Melalui Kasi Humas Polres OKU,AKP Ibnu Holdon, Kapolres menyampaikan bahwa tujuan utama dari inspeksi mendadak ini adalah untuk melakukan pengawasan lapangan (field supervision). Hal ini kritikal untuk memastikan bahwa setiap tahap pembangunan, dari fondasi hingga finishing, sudah memenuhi standar operasional prosedur dalam pengelolaan makanan bergizi yang aman dan sehat bagi masyarakat.
Pembangunan Dapur MBG ini bukanlah program yang berdiri sendiri,melainkan merupakan bagian dari implementasi program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia. Program ini berfokus pada penanganan masalah stunting dan kekurangan gizi, dengan sasaran utama adalah anak-anak dalam masa pertumbuhan.
Keberadaan dapur ini nantinya akan berperan sentral dalam mendistribusikan hidangan bernutrisi tinggi secara cuma-cuma kepada anak-anak,khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu di wilayah OKU. Diharapkan, intervensi ini dapat secara signifikan berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan gizi harian mereka.
“Dengan terpenuhinya asupan gizi yang berkualitas,kita berharap dapat mengoptimalkan potensi tumbuh kembang anak-anak OKU, baik dari segi fisik maupun kecerdasan. Ini adalah investasi berharga bagi masa depan generasi penerus bangsa yang lebih sehat dan kuat,” tutup Kapolres melalui pernyataan resminya. (GN – red)






