Kapolda Menekankan Kepada Pamen agar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat(Kamtibmas) Di Wilayah POLDA SumSel Akan Aman dan Kondusif.

oleh -685 Dilihat

 

PALEMBANG, Global Nusantara Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK, didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M.Zulkarnain SIK,MSi PJU serta Personil Polda Sumsel beserta jajaran Secaara virtual, menekankan beberapa hal dalam apel Pamen di lantai 7 Gedung Utama Mapolda Sumsel, Senin (26/2/2024).

“Kita menekankan beberapa hal kepada Pamen untuk dilakukan, agar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Polda Sumsel akan aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa saat ini sudah memasuki penggunaan anggaran agar diatensi tugas-tugas kepolisian terutama dalam hal tugas rutin patroli dan kotak patroli di Poltabes Palembang hal ni di dasari adanya kejadian pencurian di rumdin pejabat wakil ketua DPRD Palembang.

Bahkan sebentar lagi ziarah kubro dan muktamar HMI, saat ini masih dalam tahapan penghitungan suara pemilu untuk itu antisipasi kerawanannya.

Selain itu pula agar koorspri cek undangan muktamar yang dikirim ke kapolri untuk dapat antisipasi kehadiran ka atau diwakili.

Baca juga :  Selamat Tinggal Tahun 2023 dan Selamat Menanti Tahun Baru 2024 Selamat Yang Penuh Syukur.

Kemudian untuk Kapolres OKUS harus mengikuti arahan KPUD OKUS dalam hal perhitungan suara ulang dan antisipasi kerawanan ketidak puasan adanya caleg yang hilang suaranya.

“Sedangkan menjelang ramadhan harga-harga pangan naik, kita sudah memerintahkan Dirkrimsus untuk cek informasi terkait masalah kenaikan harga pangan,” jelasnya.

Untuk masalah kebakaran hutan sangat unik dan dinamis di Sumsel, terjadi pergeseran panas daerah di prov Riau, Jambi dan Sumsel.

Riau saat ini panas tinggi dibanding sumsel. saat ini harus segera dipersiapkan menhadapi kebkaran hutan agar jangan terlambat.

Harus dilakukan antispasi jangan sampai kejadian krisis berbagai dimensi seprti tahun 1998, konflik 1998 terjadi disebabkan kelangkaan pangan, harga melambung, harga dollar naik, krisis politik (kepemimpinan nasional). “Kita harus antisiapasi jangan sampai terjadi di tahun 2024 ini,” tukasnya Rachmad Wibowo SIK, didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M.Zulkarnain SIK,MSi PJU serta Personil Polda Sumsel beserta jajaran Secaara virtual, menekankan beberapa hal dalam apel Pamen di lantai 7 Gedung Utama Mapolda Sumsel, Senin (26/2/2024).

Baca juga :  Polres Oku Gelar Donor Darah Serentak Dalam Rangka Hari Jadi Humas Polri Ke 73 Tahun

“Kita menekankan beberapa hal kepada Pamen untuk dilakukan, agar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Polda Sumsel akan aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa saat ini sudah memasuki penggunaan anggaran agar diatensi tugas-tugas kepolisian terutama dalam hal tugas rutin patroli dan kotak patroli di Poltabes Palembang hal ni di dasari adanya kejadian pencurian di rumdin pejabat wakil ketua DPRD Palembang.

Bahkan sebentar lagi ziarah kubro dan muktamar HMI, saat ini masih dalam tahapan penghitungan suara pemilu untuk itu antisipasi kerawanannya.

Selain itu pula agar koorspri cek undangan muktamar yang dikirim ke kapolri untuk dapat antisipasi kehadiran ka atau diwakili.

Baca juga :  Gebyar HUT PGRI ke-80: 2.000 Guru OKU Serukan Peningkatan Kesejahteraan dan Kompetensi

Kemudian untuk Kapolres OKUS harus mengikuti arahan KPUD OKUS dalam hal perhitungan suara ulang dan antisipasi kerawanan ketidak puasan adanya caleg yang hilang suaranya.

“Sedangkan menjelang ramadhan harga-harga pangan naik, kita sudah memerintahkan Dirkrimsus untuk cek informasi terkait masalah kenaikan harga pangan,” jelasnya.

Untuk masalah kebakaran hutan sangat unik dan dinamis di Sumsel, terjadi pergeseran panas daerah di prov Riau, Jambi dan Sumsel.

Riau saat ini panas tinggi dibanding sumsel. saat ini harus segera dipersiapkan menhadapi kebkaran hutan agar jangan terlambat.

Harus dilakukan antispasi jangan sampai kejadian krisis berbagai dimensi seprti tahun 1998, konflik 1998 terjadi disebabkan kelangkaan pangan, harga melambung, harga dollar naik, krisis politik (kepemimpinan nasional). “Kita harus antisiapasi jangan sampai terjadi di tahun 2024 ini,” tukasnya
Editor Usman

No More Posts Available.

No more pages to load.