Tanggamus Lampung,GlobalNusantara.id – Bupati Tanggamus Yang diwakili oleh Kepala Dinas Koperasi Retno Noviyana Damayanti secara resmi membuka pelatihan peningkatan kapasitas bagi pengurus Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kabupaten Tanggamus tahun 2025.
Kegiatan yang mengusung tema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045” berlangsung di Aula Hotel 21 Kecamatan Gisting, Tanggamus, senin (10/11/2025).
Pelaksanaan kegiatan Pelatihan Pengurus KDKMP Kabupaten Tanggamus dibagi menjadi 6 (enam) angkatan dimana setiap angkatan diikuti oleh 100 orang peserta yang mana setiap KDKMP mengutus 2 (dua) orang peserta.
Angkatan Ke-1 dilaksanakan pada tanggal 4-6 November 2025, Angkatan Ke-2 dilaksanakan pada tanggal 10-12 November 2025, angkatan Ke-3 dilaksanakan pada tanggal 17-19 November 2025, angkatan Ke-4 dilaksanakan pada tanggal 20-22 November 2025, angkatan Ke-5 dilaksanakan pada tanggal 24-26 November 2025 dan angkatan Ke-6 dilaksanakan pada tanggal 27-29 November 2025.
Kadis Koperindag Retno Noviyana Damayanti mewakili Bupati Tanggamus dalam sambutannya menekankan pentingnya KDKMP untuk memiliki daya saing, sinergi, dan berdaya guna bagi masyarakat.
“KDKMP harus menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat desa dan kelurahan. Untuk itu, pengurus harus memiliki kapasitas yang memadai agar dapat mengelola koperasi dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi anggota,” ujarnya.
Retno juga menambahkan bahwa tema pelatihan ini sangat relevan dengan visi Indonesia Emas 2045. Yang mana kita harus mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan bertalenta agar dapat bersaing di era globalisasi. KDKMP adalah salah satu wadah untuk mewujudkan visi tersebut.
Lebih lanjut Retno menyampaikan, dengan terbitnya Kurikulum Standar Nasional Pelatihan Dasar Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat peran koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan dan penggerak pembangunan desa di Indonesia.
“Penyusunan kurikulum ini selaras dengan arah pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia, pengurangan kemiskinan, serta pertumbuhan ekonomi yang insklusif dan berkelanjutan,” tuturnya.
Sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya membangun dari desa, memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan kualitas dan daya saing SDM, Kementerian Koperasi berkomitmen mendorong transformasi koperasi desa kelurah menjadi lembaga ekonomi yang professional, modern, dan adap terhadap perubahan zaman.
“Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah percepatan pembentukan 80.000 koperasi merah putih diseluruh pelosok tanah air,” jelasnya.
Arah kebijakan Kementerian Koperasi menitik beratkan pada penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM koperasi, serta pengembang ekosistem usaha yang sehat dan insklusif.
“Hal ini juga sejalan dengan terbitnya Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Penguatan Ekonomi Desa melalui Koperasi, yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan sinergi antar instansi pemerintahan, dunia usaha, dan masyarakat dalam mempercepat pengembangan koperasi desa kelurahan,” ungkapnya.
Ia berharap, kurikulum pelatihan KDKMP dapat menjadi pedoman utama dan dasar dalam penyelenggaraan koperasi.
“Dengan SDM koperasi yang kompeten, berintegritas, dan inovatif, saya yakin koperasi akan semakin berperan strategis dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” harapnya
Diakhir sambutan mewakili Bupati Tanggamus Ratna Noviyana Damayanti mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan kurikulum ini.
“Semoga upaya kita bersama dapat membawa manfaat nyata bagi kemajuan Koperasi, Desa, Kelurahan, dan Bangsa Indonesia,” tutupnya.(gn – B.Erlangga).






