Gubernur Herman Deru Buka Festival Rempah 2025: Angkat Kekayaan Bumi Sriwijaya ke Panggung Nasional

oleh -485 Dilihat

GlobalNusantara.id – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru secara resmi membuka Festival Rempah Tahun 2025, sebuah ajang yang digelar oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan untuk merayakan dan mempromosikan kekayaan rempah-rempah khas daerah. Festival yang berlangsung selama tiga hari, 24–26 Oktober 2025, di PTC Mall Palembang, ini menjadi bukti nyata semangat pelestarian warisan budaya sekaligus penguatan ekonomi lokal.

Gubernur Sumsel bersama TP PKK Sumsel Mengunjungi Stan Festival Kabupaten Ogan Komering Ulu (Foto: PemprovSumsel/Munzir)

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa rempah bukan sekadar warisan leluhur, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi yang dapat mendorong kesejahteraan masyarakat Sumsel.

“Festival Rempah 2025 ini menjadi momentum bagi para bupati dan wali kota di Sumatera Selatan untuk lebih sadar akan potensi besar rempah kita. Jadikan daerah kita penghasil sekaligus penggerak komoditas rempah. Banyak manfaat yang bisa diambil, baik untuk kebutuhan sendiri maupun sebagai produk unggulan yang mampu menembus pasar luar,” ujar Gubernur Herman Deru, Jumat (24/10/2025).

Baca juga :  Tegas, Kendaraan di Atas 8 Ton Dilarang Melintas di Jalan Cor Desa Kurup
para Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Sumsel, serta Koordinator ICSB Sumsel Samanta Tivani HD. (Foto: PemprovSumsel/Munzir)

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih mencintai dan memberdayakan kekayaan alam daerah.

“Mari kita manfaatkan sumber daya yang melimpah ini. Rempah bukan hanya soal rasa, tapi juga identitas dan peluang ekonomi bagi Sumatera Selatan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Feby Deru menekankan bahwa festival ini bukan sekadar pameran, melainkan bentuk nyata rasa bangga terhadap hasil bumi Bumi Sriwijaya.

Gubernur Sumsel Herman Deru Mencoba Produk dari Salah Satu stand dari PKK. (Foto: PemprovSumsel/Munzir)

“Kami di PKK tidak hanya ingin membantu memasarkan rempah, tetapi juga menumbuhkan kebanggaan terhadap hasil rempah yang menjadi identitas daerah. Tahun ini kami menggandeng ICSB dan para pelaku UMKM kuliner dengan tema Asian Food, agar potensi rempah Sumsel dapat dikemas lebih modern dan menarik,” jelas Feby Deru.

Baca juga :  Patroli Blue Light Satlantas Polres Langkat Antisipasi Premanisme di Jalan Raya

Festival Rempah 2025 menghadirkan berbagai stand dari PKK kabupaten/kota se-Sumatera Selatan serta tenant UMKM binaan ICSB Sumsel. Pengunjung disuguhkan aneka olahan rempah mulai dari bumbu tradisional khas daerah hingga produk inovatif berbasis herbal yang siap bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Acara pembukaan turut dihadiri sejumlah kepala daerah dan pejabat penting, antara lain Walikota Lubuk Linggau Rachmat Hidayat, Bupati Muara Enim Edison, Bupati Banyuasin Askolani, Walikota Prabumulih H. Arlan, Bupati OKU Teddy Meilwansyah, Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad, Bupati OKI Muchendi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel Rachmat Wibowo, para Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Sumsel, serta Koordinator ICSB Sumsel Samanta Tivani HD.

Baca juga :  PEREHAPAN KANTOR POS YANDU DESA CONDONG KECAMATAN JAYA PURA SUDAH SESUAI STANDAR RAB.
Gubernur Sumsel bersama TP PKK Sumsel, dan Bupati, Walikota serta Koordinator ICSB Sumsel. (Foto: PemprovSumsel/Munzir)

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, PKK, pelaku usaha, dan masyarakat, Festival Rempah 2025 menjadi simbol kebanggaan atas kekayaan alam Sumatera Selatan — mengangkat rempah bukan hanya sebagai bahan dapur, tetapi sebagai identitas dan daya saing daerah di tingkat nasional dan global.(Munzir/PemprovSumsel/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.