Gotong Royong Warga dan Mahasiswa KKN ITERA Wujudkan Rabat Beton 60 Meter di Kutadalom, Diapresiasi Kades

oleh -101 Dilihat

Tanggamus Lampung,Globalnusantara.id
Dalam sebuah gebrahan nyata pemberdayaan masyarakat, Pekon Kutadalom, Kabupaten Tanggamus, Lampung, menjadi sorotan berkat suksesnya pembangunan rabat beton sepanjang 60 meter yang murni dilandasi semangat swadaya dan kolaborasi. Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan pekon setempat ini dilaksanakan pada hari Minggu, 25 Januari 2026, dan menjadi bukti konkret sinergi antara warga, pemerintah desa, akademisi, dan tokoh politik daerah.

Tri Eka Saputra, selaku Kepala Pekon Kutadalom, secara khusus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warganya yang telah menunjukkan kepedulian luar biasa terhadap lingkungan dan sarana prasarana publik. Apresiasi ini ia sampaikan langsung di sela-sela kegiatan fisik pembangunan, di hadapan puluhan warga yang antusias berpartisipasi. Menurutnya, partisipasi aktif ini adalah cerminan dari kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya infrastruktur yang memadai.

Lebih dari sekadar kegiatan kerja bakti biasa, proyek peningkatan jalan ini merupakan hasil kolaborasi multipihak yang sangat solid. Pemerintah Pekon berperan sebagai fasilitator, sementara tenaga, waktu, dan sebagian dana berasal dari swadaya murni warga Kutadalom yang peduli. Kolaborasi ini semakin diperkuat dengan keterlibatan langsung para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Bandar Lampung yang sedang bertugas di wilayah tersebut.

Baca juga :  Satgas Banops Pastikan Pengamanan Natal Berjalan Lancar di Gereja Betel Indonesia

Keterlibatan dunia pendidikan melalui mahasiswa KKN ITERA memberikan warna tersendiri pada proyek ini. Para mahasiswa tidak hanya turun tangan membantu secara fisik, tetapi juga diyakini membawa pendekatan teknis dan ide-ide inovatif dalam pelaksanaan pembangunan rabat beton tersebut. Kehadiran mereka menjadi jembatan antara teori di kampus dengan aplikasi nyata di masyarakat, memperkaya pengalaman belajar sekaligus memberikan kontribusi langsung.

Aspek pendanaan dan dukungan politik juga turut menguatkan langkah ini. Kegiatan sosial ini mendapat suntikan dana dan motivasi dari Anggota Dewan Provinsi Lampung, Hj. Heni Susilo dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dukungan dari anggota dewan ini menunjukkan perhatian elite politik terhadap pembangunan di tingkat akar rumput dan menjadi contoh nyata bagaimana anggaran yang diwakilkan dapat menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Tri Eka Saputra dalam keterangannya menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini memiliki tujuan strategis jangka panjang. “Kegiatan rabat beton ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas jalan dan fasilitas masyarakat, sehingga dapat mempermudah akses dan meningkatkan kualitas hidup warga,” ujarnya. Jalan yang baik akan berdampak pada kelancaran distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, kesehatan, dan mendorong perekonomian lokal.

Baca juga :  Perkuat Ketahanan Pangan Desa, Bupati OKU Timur Dampingi Kunjungan Kerja DPR RI

Kepala Pekon juga menyampaikan penghargaan yang mendalam kepada semua pihak yang terlibat. “Kami berterima kasih kepada anggota dewan yang telah membantu, dan juga kepada adik-adik mahasiswa ITERA yang turut berpartisipasi. Ini adalah bukti sinergi yang positif,” tambahnya. Pernyataan ini menekankan bahwa kesuksesan pembangunan desa di era modern memerlukan keterlibatan semua stakeholder, tidak hanya mengandalkan pemerintah semata.

Suasana di lokasi kegiatan dilaporkan berlangsung sangat semarak dan penuh kekeluargaan. Seluruh perangkat desa hadir memberikan dukungan moral dan fisik, sementara warga dari berbagai kalangan usia dengan suka rela bergotong royong, mulai dari menyiapkan material, mengaduk adukan, hingga meratakan permukaan beton. Semangat kebersamaan dan kerja sama yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia hidup kembali dalam momentum ini.

Melalui kegiatan nyata ini, diharapkan terjadi peningkatan kualitas hidup warga Kutadalom secara signifikan. Selain manfaat fisik berupa jalan yang lebih baik, kegiatan ini juga berpotensi mempererat kohesi sosial antarwarga dan membangun hubungan yang lebih harmonis antara masyarakat dengan pemerintah pekon. Kepercayaan publik terhadap kepemimpinan desa pun dapat meningkat karena program yang transparan dan melibatkan partisipasi langsung.

Baca juga :  Kapolres OKU Pastikan Pembangunan Dapur Gratis untuk Gizi Anak Berjalan Sesuai Target

Lebih jauh lagi, kesuksesan program swadaya ini diharapkan bisa menjadi role model atau contoh teladan bagi pekon-pekon lain di wilayah Kabupaten Tanggamus, bahkan di Provinsi Lampung. Kutadalom menunjukkan bahwa dengan kemauan politik pemerintah desa yang kuat dan semangat gotong royong warga, pembangunan infrastruktur kecil dapat direalisasikan tanpa selalu bergantung penuh pada anggaran pemerintah pusat atau daerah yang seringkali lambat dan berbelit.

Ke depan, Kepala Pekon Kutadalom berharap agar momentum positif ini tidak berhenti sampai di sini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan cakupannya, tidak hanya pada sektor jalan, tetapi juga pada sektor sanitasi, air bersih, dan fasilitas publik lainnya. Kepedulian warga terhadap lingkungan dan fasilitas umum diharapkan terus tumbuh menjadi gerakan berkelanjutan.

Pada akhirnya, semangat gotong royong dan kolaborasi yang ditunjukkan dalam proyek rabat beton 60 meter ini adalah modal sosial yang tak ternilai bagi kemajuan Kutadalom. Dengan semangat yang sama, pekon ini berjalan menuju visinya untuk menjadi wilayah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera, dibangun dari bawah oleh tangan-tangan warganya sendiri, didukung oleh pemerintah dan mitra strategisnya.(gn/B.Erlangga).

No More Posts Available.

No more pages to load.