Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Timur Gencarkan Vaksinasi Rabies Hewan Penular

oleh -248 Dilihat

OKU Timur, Sumatera Selatan. Globalnusantara.id – Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten OKU Timur melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan tengah gencar melaksanakan vaksinasi rabies terhadap hewan penular rabies (HPR) seperti anjing, kucing, dan kera. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi pencegahan penularan virus rabies yang dapat membahayakan nyawa manusia jika terjadi gigitan.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Timur, Yuni Haryanto, S.St., M.M., melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Untung Sutoyo, S.St., mengatakan pihaknya telah menyiapkan sekitar 2.000 dosis vaksin rabies untuk tahun ini. “Jika ada kekurangan, kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas Provinsi untuk penambahan dosis,” ujarnya, Rabu (1/10/2025).

Baca juga :  OKNUM POLISI RESOR MUARO JAMBI DIDUGA TERLIBAT BISNIS MINYAK ILEGAL! SUWONDO DISOROT, VIDEO TRUK BERPELAT POLISI VIRAL DI TIKTOK

Dari data yang dimiliki, populasi hewan penular rabies di Kabupaten OKU Timur diperkirakan mencapai 6.000 ekor. Namun hingga saat ini baru sekitar 2.000 hingga 4.000 ekor yang sudah tervaksinasi. Hewan yang menjadi prioritas vaksinasi adalah anjing, sedangkan kucing dan kera tetap dilayani sesuai permintaan masyarakat.

Vaksinasi rabies ini rutin dilaksanakan setiap tahun, terutama pada bulan September dalam rangka Bulan Bakti Rabies serta Bulan Bakti Peternakan. Kegiatan dilakukan melalui pelayanan vaksinasi di kantor dinas maupun turun langsung ke kecamatan dengan mendistribusikan vaksin ke UPTD, terutama di wilayah dengan populasi anjing tinggi seperti Madang III dan Bunga Mayang.

Baca juga :  Polres Oku Siapkan Pengamanan Ketat untuk 32 Gereja Selama Natal dan Tahun Baru 2025

Untung menegaskan, hingga saat ini belum ditemukan kasus rabies pada hewan di OKU Timur. Namun jika ada laporan kasus gigitan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan puskesmas untuk melakukan pemeriksaan sampel hewan dan memberikan pelayanan medis berupa suntik vaksin atau serum anti rabies kepada korban gigitan.

Selain vaksinasi, Dinas Perikanan dan Peternakan juga gencar melakukan edukasi kepada masyarakat agar segera memvaksinasi hewan peliharaan mereka. Menurut Untung, kesadaran masyarakat semakin meningkat, terlihat dari banyaknya pemilik anjing yang datang secara rutin untuk melakukan vaksinasi.

Baca juga :  Seluruh Personil Polda SumSel Tanpa Terkecuali Diwajibkan Untuk Mengikuti Uji Kesamaptaan Jasmani.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat pemilik anjing, kucing, maupun kera untuk segera memanfaatkan layanan vaksinasi rabies ini. Dengan demikian, kita dapat bersama-sama mencegah risiko penularan rabies dan menjaga kesehatan masyarakat OKU Timur,” pungkas Untung. (GN- HEN)

No More Posts Available.

No more pages to load.