OKU Timur, Sumatera Selatan. Globalnusantara.id – Pemerintah Kabupaten OKU Timur secara resmi meluncurkan logo, tema, dan filosofi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten OKU Timur yang akan diperingati pada 17 Januari 2026. Peluncuran ini menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan perayaan hari jadi Kabupaten OKU Timur.
Peluncuran logo dan tema tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten OKU Timur sebagai bentuk komitmen untuk mengajak seluruh elemen masyarakat berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah. Kegiatan ini sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kemajuan daerah.
Pada peringatan HUT ke-22 tahun 2026, Kabupaten OKU Timur mengusung tema “Melangkah Bersama, Maju Lebih Cepat, Dalam Bingkai Kemuliaan.” Tema ini menggambarkan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan yang berkelanjutan, bermartabat, dan berlandaskan nilai-nilai kemuliaan.
Momentum peringatan hari jadi ini juga mendapat perhatian dari Jasa Raharja OKU Timur. Penanggung Jawab (PJ) Jasa Raharja OKU Timur, M. Tambang Ikad Qobli, S.H, menyampaikan komitmen perusahaan dalam memperkuat layanan publik yang cepat, tepat, dan berempati sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat.
Menurut Ikad, selama 22 tahun perjalanan pengabdian, Jasa Raharja OKU Timur telah hadir melayani masyarakat dengan sepenuh hati, khususnya saat terjadi kecelakaan lalu lintas yang menempatkan korban dan keluarga pada situasi darurat dan membutuhkan kepastian perlindungan.
Ia menjelaskan, mandat Jasa Raharja sebagai penyelenggara jaminan perlindungan dasar korban kecelakaan menempatkan perusahaan sebagai representasi negara dalam pelayanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Hal tersebut tercermin dari penyaluran santunan sepanjang tahun 2025 yang dilakukan melalui koordinasi lintas instansi dan penguatan sistem layanan.
“Pelayanan santunan merupakan inti dari mandat Jasa Raharja. Kecepatan, ketepatan, dan empati bukan pilihan, melainkan standar minimum kehadiran negara melalui Jasa Raharja,” tegas M. Tambang Ikad Qobli.
Ia menambahkan, momentum HUT ke-22 Kabupaten OKU Timur dimaknai sebagai titik refleksi untuk memastikan layanan yang diberikan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat, dikelola dengan integritas, serta benar-benar dirasakan manfaatnya sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.(GN-HEN)






