Tanggamus,Lampung,Globalnusantara.id –
Dalam upaya nyata meringankan beban masyarakat dan mendongkrak perekonomian di tingkat desa,Pemerintah Pekon Sukanegeri Jaya kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD). Program yang menjadi andalan ini berhasil diselenggarakan dengan sangat sukses, menandai tahap keempat penyaluran di tahun 2025. Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan bukti konkret komitmen pemerintah desa dalam memperhatikan nasib warganya yang membutuhkan.
Secara resmi,penyaluran tahap IV ini digelar pada hari Senin, 3 November 2025. Prosesi penyerahan bantuan dimulai tepat pada pukul 09.18 WIB di Aula Kantor Pekon Sukanegeri Jaya, Kecamatan Talangpadang. Suasana lokasi dipadati oleh para undangan dan penerima manfaat, menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program bantuan pemerintah ini. Lokasi yang strategis di jantung pemerintahan pekon memudahkan akses bagi warga dan menegaskan transparansi kegiatan.
Pada kesempatan ini,sebanyak 5 Kepala Keluarga (KPM) yang telah terdata dengan baik menerima bantuan tunai. Nilai bantuan yang disalurkan merupakan akumulasi untuk tiga bulan sekaligus, yaitu periode Oktober, November, dan Desember 2025. Setiap KPM menerima sebesar Rp 900.000, yang berasal dari perhitungan Rp 300.000 per bulan. Secara keseluruhan, total dana yang berhasil disalurkan dalam gelombang ini mencapai Rp 4.500.000.
Untuk memastikan segala proses berjalan sesuai prosedur,kegiatan ini melibatkan pengawasan ketat dari berbagai pihak. Bhabinkamtibmas Polsek Talangpadang, Bripka Arfan Firdaus, hadir secara langsung untuk mengawal setiap tahapan. Mulai dari verifikasi identitas penerima, penyerahan amplop tunai, hingga pencatatan administrasi, semua dilakukan dengan prinsip akuntabel dan transparan guna memastikan bantuan diterima oleh pihak yang benar-benar berhak.
Kepala Pekon Sukanegeri Jaya,Risdianto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak. “Kami tidak henti-hentinya berharap agar dana yang diterima dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga, terutama dalam menyambut akhir tahun ini. Ini adalah wujud nyata anggaran desa yang kembali kepada masyarakat,” tegas Risdianto dengan penuh keyakinan.
Ditambahkan oleh Bripka Arfan Firdaus,kehadiran pihak kepolisian dalam acara seperti ini adalah bentuk nyata bakti dan pelayanan kepada masyarakat. “Fungsi kami di sini multiperan, tidak hanya sebagai pengawal keamanan, tetapi juga memastikan tidak terjadi penyelewengan sehingga program pemerintah benar-benar tepat sasaran. Syukur Alhamdulillah, dari awal hingga akhir tidak ada kendala yang berarti,” paparnya.
Paragraf 7 (Dukungan Pemerintah Kecamatan)
Menunjukkan dukungan penuh dari tingkat kecamatan,Sekretaris Camat (Sekcam) Talangpadang, Ubaidillah, juga hadir memantau langsung jalannya acara. Kehadiran pejabat tingkat kecamatan ini memperkuat legitimasi program dan menunjukkan bahwa sinergi antar tingkat pemerintahan berjalan dengan baik. Hal ini merupakan kolaborasi yang patut diapresiasi dalam mendukung program-program peduli masyarakat.
Selain pihak utama,turut hadir dalam kegiatan ini Pendamping Lokal Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BHP), serta seluruh jajaran aparatur Pekon Sukanegeri Jaya. Kehadiran mereka menciptakan sebuah ekosistem kolaborasi yang solid, di mana semua komponen masyarakat dan pemerintah bersatu padu untuk memastikan keberhasilan program bantuan sosial ini.
Program BLT-DD ini memiliki makna strategis yang dalam,terutama sebagai bentuk perlindungan sosial bagi keluarga yang terdampak fluktuasi ekonomi. Di momentum akhir tahun, dimana kebutuhan cenderung meningkat, kehadiran bantuan ini diharapkan dapat menjadi penyangga ekonomi keluarga serta mampu memutar roda perekonomian di tingkat lokal.
Dengan terselesaikannya penyaluran BLT-DD tahap IV ini,Pemerintah Pekon Sukanegeri Jaya berharap kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat. Keberhasilan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi blueprint untuk program-program serupa di masa depan, dengan terus mengedepankan prinsip ketepatan sasaran, akuntabilitas, dan sinergi yang kuat antar semua pemangku kepentingan. Pada akhirnya, kesejahteraan bersama adalah tujuan akhir yang ingin diwujudkan.(gn – Beni Erlangga).








