Banjir Bandang dan Luapan Sungai Rendam 2.624 Rumah di OKU Timur, Pemerintah Salurkan Ribuan Bantuan Logistik

oleh -242 Dilihat

OKU Timur, Sumatera Selatan. Globalnusantara.id – Banjir bandang, banjir luapan sungai, dan banjir genangan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Provinsi Sumatera Selatan, pada Sabtu (10/1/2025) sore. Peristiwa ini menyebabkan ribuan rumah warga terendam dan aktivitas masyarakat terganggu di beberapa kecamatan terdampak.

Berdasarkan data sementara, bencana banjir tersebut berdampak pada 2.624 rumah atau kepala keluarga (KK) yang tersebar di enam kecamatan, yakni Kecamatan Belitang II, Belitang III, Belitang Mulya, Belitang, Semendawai Timur, dan Semendawai Suku III.

Banjir terjadi akibat curah hujan dengan intensitas sangat tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten OKU Timur dan daerah sekitarnya sejak Kamis (8/1/2025). Hujan lebat tersebut mengakibatkan luapan Sungai Muara Balak, Sungai Macak, serta sejumlah anak sungai, sehingga air melimpas ke permukiman warga.

Baca juga :  Bhakti Sosial dan Bhakti Kesehatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari Polda Sumsel, Berangkatkan Umroh Penggali Kubur dan Pemandi Jenazah, Bedah Rumah Hingga Bantuan Kursi Roda.

Wilayah dengan jumlah terdampak terbesar berada di Kecamatan Belitang II dengan 1.108 KK, disusul Kecamatan Semendawai Suku III sebanyak 1.037 KK. Selain permukiman, banjir juga menggenangi lahan pertanian, persawahan, dan peternakan milik masyarakat.

Meski berdampak luas, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Sebagian warga memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat dan balai desa hingga kondisi air berangsur surut.

Pemerintah daerah melalui unsur terkait segera melakukan kajian cepat bencana, mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi terdampak, serta melakukan evakuasi dan pendataan warga. Posko kesehatan juga didirikan untuk memastikan pelayanan medis bagi masyarakat terdampak.

Baca juga :  Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati OKU Timur Periode 2025-2030

Sebagai bentuk penanganan darurat, pemerintah menyalurkan berbagai bantuan logistik, di antaranya 500 paket sembako dari Gubernur Sumatera Selatan serta bantuan dari Kementerian Sosial Provinsi Sumatera Selatan berupa makanan siap saji, lauk pauk, makanan anak, selimut, kasur, tenda, dan perlengkapan keluarga lainnya.

Hingga Jumat (10/1/2026) sore, kondisi banjir di beberapa wilayah mulai berangsur surut. Kecamatan Belitang III dilaporkan telah pulih dan warga kembali ke rumah masing-masing, sementara di Kecamatan Belitang Mulya dan Belitang II masih terdapat beberapa desa dengan genangan air, terutama yang berada di dekat aliran sungai.

Baca juga :  Operasi Lilin 2025 Dikobarkan, 146 Ribu Personel Gabungan Siaga Pengamanan Nataru

Pemerintah daerah bersama unsur TNI, Polri, dan instansi terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan hingga kondisi benar-benar aman. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.(GN-HEN)

No More Posts Available.

No more pages to load.