Aliansi Honorer R2 dan R3 OKU Timur Sampaikan Surat Aspirasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto

oleh -859 Dilihat

Globalnusantara.id,
-OKU Timur, 20 Februari 2025 – Aliansi Honorer R2 dan R3 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatra Selatan, menyampaikan aspirasi mereka kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam surat yang dikirimkan pada Kamis (20/2)

mereka meminta pemerintah pusat segera merealisasikan kebijakan pengangkatan seluruh tenaga honorer R2 dan R3 menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu.

Salah satu perwakilan aliansi, Devita, mengungkapkan bahwa surat yang mereka kirimkan merupakan “surat cinta honorer” yang mengandung sejuta harapan agar Presiden memberikan keadilan bagi tenaga honorer R2 dan R3 di seluruh Indonesia.

Baca juga :  Mediasi TNI-Polri: Damaikan Kasus Penganiayaan Remaja di Baturaja dengan Pendekatan Humanis

Para honorer berharap agar pengangkatan mereka sebagai PPPK penuh waktu dapat direalisasikan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, khususnya Pasal 66.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 menyatakan bahwa status pegawai non-ASN harus diselesaikan paling lambat Desember 2024.

-Selain itu, sejak UU ini berlaku, instansi pemerintah dilarang mengangkat pegawai non-ASN atau sebutan lainnya selain pegawai ASN. Dengan adanya ketentuan tersebut, aliansi honorer berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Baca juga :  Berlanjut Sidang Gugatan Perdata Asma Dewi Tergugat Bank BRI Majelis Hakim Mengecek Langsung Objek Perkara.

“Kami berharap surat aspirasi yang mewakili 1,7 juta honorer R2 dan R3 se-Indonesia dapat menjadi perhatian serius pemerintah. Kami ingin mendapatkan kepastian dan kejelasan terkait masa depan kami sebagai tenaga honorer,” ujar Devita.

-Aliansi Honorer R2 dan R3 menekankan bahwa kebijakan ini sangat krusial untuk kesejahteraan tenaga honorer yang telah mengabdikan diri bertahun-tahun di berbagai sektor pemerintahan.

-Mereka berharap Presiden Prabowo Subianto bersama pemangku kebijakan terkait dapat segera memberikan solusi konkret guna memenuhi hak-hak tenaga honorer di seluruh Indonesia.

Baca juga :  Penyelundupan 135 Kg Sabu Dari Thailand Di Aceh Digagalkan, Diduga Berkaitan Dengan Fredy Pratama

( GN-HEN )

No More Posts Available.

No more pages to load.