Surabaya – globalnusantara.id
Pejambret yang menewaskan Perizada Eilga Artemisia, 19, warga Gembong IV, Surabaya, akhirnya ditangkap. Bandit jalanan itu biasa mengincar korban perempuan yang membawa tas.
Tersangka Muh Basori, 31, warga Jalan Semarang, ditangkap anggota Reskrim Polsek Sukolilo seusai melakukan aksi penjambretan di Jalan Klampis Jaya bersama dengan temannya, Moch Zainul Arifin, 30, warga Jalan Babat Bubutan.
“Para pelaku kami tangkap setelah merampas tas milik korban, Siti Khadijah, lalu mereka kabur berboncengan dan kecelakaan,” ujar Kapolsek Sukolilo Kompol I Made Patera Negara melalui AKP Gede Made Sutanaya, Selasa (11/2).
Ia menambahkan, usai merampas tas korban, kedua pelaku kabur mengendarai motor ke arah selatan. Sialnya, saat melintas di depan pom bensin Jalan Klampis Jaya, dua pelaku menabrak motor Yamaha Mio hingga korbannya luka-luka.
Melihat ada kecelakaan, warga sekitar turut membantu. Saat diamankan, kedua pelaku beralasan mengejar jambret. “Untuk mengembangkan kasus ini, kami bersama Satreskrim Polrestabes Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk membongkar dan menangkap jaringan tersangka,” tegasnya
Sebelumnya Perizada Eilga Artemisia, korban penjambretan di Jalan Kusuma Bangsa, tak jauh dari DKT, Surabaya meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama 17 hari di rumah sakit. “Ponakan saya yang menjadi korban penjambretan wafat pada Kamis (2/1) sekitar pukul 19.00. Sebelumnya mengalami sesak napas lalu muntah darah,” ujar paman korban M Syamsul Basori.
Jenazah Eilga dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rangkah, Surabaya, Jumat (3/1). Basori mengungkapkan, Eilga merupakan anak tunggal. Ia sebagai paman merasa sangat kehilangan. Apalagi orang tuanya sangat berduka mendalam. Terlebih Eilga merupakan anak satu-satunya
Sebelumnya, Perizada Eilga Artemisia, 19, menjadi korban penjambretan saat mengendarai motor pulang kerja melintas di Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya, Selasa (17/12) pukul 02.15. Saat melintas di depan Rumah Sakit DKT Gubeng, korban dipepet pelaku yang mengendarai motor matik.
Pelaku lalu merampas tas korban. Korban sempat berupaya mempertahankan tas dan menarik tasnya. Karena kalah tenaga korban terjatuh dari motor. Sementara tasnya berisi ponsel, STNK dan dokumen lainnya raib dibawa kabur pelaku.
(Kabiro Jatim – Mr Abu Nawas)






