Karyawan PT.perkebunan sawit meregang nyawa diduga dibacok orang yang di kenal.

oleh -248 Dilihat

 

Global Nusantara.

Heboh warga desa Bungamayang kecamatan Jayapura kabupaten Okutimur sumsel. Hari ini Jum’at 30 Agustus 2024 .

Kejadian sangat tidak terduga atas korban pembacokan kepada karyawan PT wanakarya mandiri Kahuripan ( WMK )

mendapat informasi dari salah satu karyawan juga melalui via telpon watsapp memberi tahu ada kejadian pembacokan terhadap karyawan perkebunan sawit berinisial NK warga dari desa trans bungamayang kecamatan Jayapura okutimur sumsel.

Adapun kronologi penyebab dari kejadian tersebut belum diketahui.

Baca juga :  Wanita tertabrak kereta api.meninggal ditempat warga saung naga

Kami terus menggali informasi atas kejadian ini dari berbagai sumber terpercaya ,

Tim dari media langsung melakukan perbincangan dengan Budi selaku scurity dari perkebunan PT WMK ,dan menurut keterangan Budi mereka bertemu di jalan poros menuju pabrik ,namun tidak diketahui misi dari pertemuan itu apa,ujar Budi kepada pihak media ,

Sedangkan terduga pelaku yang sekarang sudah ditahan di tahanan polres okutimur, menurut kepala desa setempat terduga pelaku bernama Beben nama panggilan , bekerja di CV Bukit intan desa Jayapura.

Baca juga :  Camat jaya pura bambang sutrisno SE,MM.hadiri trayel di desa condong

Menurut keterangan kades setempat ,terduga pelaku ini merupakan perantau dari serang Banten dan berdomisili di Tran Bungamayang tepatnya di blok B desa Bungamayang.

Selamat yg saya ketahui korban ber prilaku baik, secara pergaulan dengan masyarakat maupun di tempat kerja kata ibin kepaladesa dan Budi sebagai scurity perkebunan PT WMK.

Setelah olah TKP oleh anggota polres Okutimur ,jasad korban langsung dibawa ke Rumahsakit umum Martapura untuk di identifikasi,

Baca juga :  Global Nusantara

Kronologi kejadian pihak media belum mendapat informasi , kami sempat bertanya dengan salah satu dari anggota polres Okutimur ,belum bisa menjelaskan ,kita akan menunggu hasil penyidikan….red.(jhan)

Global Nusantara
Tim media

No More Posts Available.

No more pages to load.