13 Pelajar Diamankan Saat Unjuk Rasa, Kini Sudah Dipulangkan ke Orang Tua

oleh -160 Dilihat

Baturaja,OKU Sumatera Selatan,GlobalNusantara.id, – Sebanyak 13 pelajar yang sebelumnya diamankan pihak kepolisian terkait aksi unjuk rasa anarkis di Gedung DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Senin (01/09/2025), kini telah dikembalikan kepada orang tua masing-masing.

Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.H., melalui Waka Polres OKU, Kompol Eryadi Yuswanto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pelajar yang diamankan berasal dari Kabupaten OKU maupun OKU Timur. Mereka ikut dalam aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh dan sempat melempari aparat dengan batu serta merusak fasilitas umum.

Baca juga :  Limbah Medis Dibuang Sembarangan, Kepala Puskesmas Muara Batun Terancam Sanksi Pidana

“Total ada 13 pelajar yang berhasil kami amankan pada saat unjuk rasa berlangsung. Saat diperiksa, mereka mengaku hanya ikut-ikutan dan terpengaruh tayangan di media sosial yang memperlihatkan aksi anarkis,” ungkap Kompol Eryadi.

Dari hasil pemeriksaan, para pelajar tersebut menegaskan tidak ada pihak yang menyuruh ataupun menggerakkan mereka untuk ikut aksi. Mereka mengaku bertindak atas keinginan sendiri, tanpa tujuan tertentu, hanya sekadar mengikuti suasana.

Kompol Eryadi menambahkan, pihak kepolisian tetap melakukan pembinaan sebelum para pelajar dipulangkan. Langkah ini dilakukan agar para pelajar tidak mengulangi tindakan serupa di kemudian hari. Orang tua mereka juga diingatkan untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, baik di lingkungan sekitar maupun di dunia maya.

Baca juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Kapolda Lampung Raih Penghargaan Presiden Prabowo Subianto

Selain itu, Waka Polres OKU menghimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu maupun konten di media sosial yang dapat memicu tindakan anarkis. Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga, namun harus dilakukan dengan tertib dan damai.

“Polres OKU selalu membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Namun, jangan sampai dilakukan dengan cara merusak dan menimbulkan kerusuhan. Kami siap mengamankan jalannya aksi unjuk rasa yang damai,” tegasnya.

Baca juga :  FPK OKU Lakukan Study Tiru ke FPK dan Kesbangpol di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumbar

Dengan adanya kejadian ini, Polres OKU berharap masyarakat, khususnya para pelajar, dapat lebih bijak dalam menyikapi situasi. Kesadaran untuk menjaga ketertiban dan keamanan bersama menjadi kunci terciptanya suasana kondusif di Kabupaten OKU.

Sumber Humas Polres OKU
(GN – Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.